nyedulur.com

Yuk Kenali Mangga di Indonesia, Manalagi Paling Banyak Diburu

Nyedulur
  • 8 hari yang lalu
  • arief

Mangga merupakan buah tropis musiman. Tanaman ini akan berbuah dengan lebat pada bulan Agustus hingga November. Tapi mangga juga bisa dijumpai pada bulan April hingga Juni, namun jumlahnya relatif lebih sedikit.

Buah yang berasal dari India ini cukup mudah dijumpai di Indonesia. Bahkan penyebutan di masing-masing daerah berbeda-beda. Begitu juga dengan jenisnya cukup beragam. Tak heran banyak yang menganggap bahwa mangga adalah buah khas Indonesia.

Well, lupakan soal asal muasal mangga. Setidaknya ada beberapa jenis mangga yang paling banyak diburu masyarakat Indonesia. Utamanya pecinta buah tropis. Simak ya.

Jika jalan-jalan ke Probolinggo, Jawa Timur jangan lupa membeli mangga. Di Probolinggo dan sekitarnya cukup mudah menjumpai mangga manalagi. Jenis ini rasanya cukup manis meskipun dagingnya berwarna putih. Manalagi ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan mangga pada umumnya.

Warna kulit luar berwarna hijau tua bila sudah matang. Daging buahnya cukup tebal dan padat. Bila benar-bena matang, cukup mudah mengupasnya.

Jenis ini sangat cocok ditanam di dataran rendah dengan ketinggian maksimal 300 mdpl serta tingkat curah hujan sekitar 750-2.250 mm per tahun.

Jangan meninggalkan Probolinggo dulu. Masih ada jenis mangga lain selain manalagi. Di kota ini terdapat mangga gadung atau arumanis, yang memiliki fisik lonjong dengan ujung runcing.

Baunya sesuai dengan namanya. Harum dengan rasa yang cukup manis. Bila sudah matang, kulitnya berwarna hijau dengan sedikit kekuningan. Dagingnya memang tidak setebal manalagi, tapi cenderung lebih lembut dan tahan lama.

Tidak salah jika Probolinggo disebut kota mangga. Sebab masih ada jenis lain, yakni mangga golek. Bentuknya lonjong dengan kulit hijau tua pekat dengan rasa yang manis. Keunggulan lainnya adalah buah ini tidak memiliki serat.

Selain di Probolinggo, buah ini bisa tumbuh di Pasuruan, Kabupaten Malang, dan sejumlah kota di Jawa Tengah.

Bila mendengar nama mangga madu pasti sudah bisa membayangkan. Bahwa mangga ini rasanya manis, seperti madu. Betul, rasanya manis seperti madu, kendati dagingnya masih berwarna putih.

Salah satu ciri khas mangga madu adalah ukurannya sebesar manalagi, tapi lebih mirip dengan mangga gadung. Warna kulitnya lebih kuning cerah dan sedikit kemerahan saat matang.

Oh iya, ada satau lagi mangga golek. Ciri buah ini lebih memanjang dan terdapat bintik putih kehijauan. Warna itu akan berubah menjadi cokelat setelah matang. Dagingnya cukup tebal, lunak, dan warnanya cenderung oranye.

Saat diiris, tidak mengeluarkan banyak air. Jika terlalu matang, kadar airnya akan bertambah dan rasanya hampir menyerupai buah pepaya.

Sebetulnya masih banyak mangga khas Indonesia. Pilih yang mana?

Artikel Lainnya