nyedulur.com

Yok Opo, Dua Calon Wali Kota Surabaya Saling Curi Foto, Untuk Kepentingan Politik?

Jatimnet
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Dua calon Wali Kota Surabaya sama-sama dikomplain masyarakat. Penyebabnya adalah sama-sama mengambil foto untuk kepentingan publikasi. Sementara foto yang diambil diduga tidak berizin.

Belum lama ini Machfud Arifin dilaporkan mengambil foto milik salah satu pelajar Surabaya. Hal ini terungkap saat pelajar komplain foto miliknya diambil tanpa izin. Foto tersebut diunggah di akun Instagram Machfud Arifin, @cak.machfudarifin.

Selain itu, di dalam foto tersebut terdapat Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Dikutip dari Jatimnet.com, Machfud Arifin memotong Risma, sapaan Tri Rismaharini untuk kepentingan publikasi. Sayangnya foto tersebut sudah dihapus setelah dapat komplain.

Hal yang sama dirasakan calon wali kota nomor urut satu, Eri Cahyadi. Modus yang digunakan hampir sama dengan machfud Arifin. Dia diduga mengambil foto tanpa izin pemiliknya.

Kali ini pemilik foto yang mengajukan keberatan adalah Persebaya. Sebab foto yang diambil Eri adalah saat Persebaya tampil di ajang Piala Presiden. Keberatan Bajul Ijo disampaikan di laman resminya, Cukup panjang.

Pada poin kedua Persebaya menegaskan tidak pernah memberi foto untuk diposting di akun pribadi pejabat Pemkot Surabaya. Termasuk Eri Cahyadi.

“Kalau ada pernyataan pihak Pak Eri bahwa mendapatkan foto Piala Presiden 2019 langsung dari manajemen Persebaya, lalu mem-postingnya di @ericahyadi_, maka manajemen yang dimaksud manajemen yang mana? Personel manajemen Persebaya ada banyak, dan yang berwenang memberikan izin untuk pemuatan foto adalah media officer.

Manajemen Bajul Ijo meminta agar berpolitik dengan baik dan tidak perlu membawa nama maupun logo Peresbaya. Belakangan foto tersebut sudah dihapus di Instagram milik mantan Kepala Bappeko Surabaya itu.

Artikel Lainnya