Ya Ampun, Wanita Banyuwangi ini Tawarkan Janda Lewat Media Sosial, Tarifnya: Wow!

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Media sosial ranah yang paling mudah menjajakan wanita pemuas nafsu laki-laki. Begitu juga yang dilakukan wanita berinisial N asal Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore Banyuwangi. Dia menyediakan anak buahnya yang dipasarkan melalui Facebook. 

Namun bukan sembarang wanita yang disediakan. N hanya menyediakan wanita berstatus janda sebagai anak buahnya. Alias dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di sekitar Banyuwangi.

Karuan saja dia berhadapan dengan Polres Banyuwangi. Bukan soal janda yang dia tawarkan, lebih detailnya N bisa dijerat dengan Pasal 506 atau 296 KUHP tentang prostitusi.

N mengaku baru enam bulan menjalani profesi sebagai muncikari. Di hadapan petugas, N membenarkan bila selama ini gentayangan via media sosial menjajakan anak buahnya.

“Pelaku menawarkan (PSK) melalui Facebook, kemudian melakukan transaksi melalui WhatsApp (WA),” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin dikutip dari Beritajatim.

Arman menambahkan, setelah transaksi disepakati, selanjutnya menentukan hotel. Pada saat tertangkap, korban dan seorang laki-laki tengah berada di hotel kelas melati di Kecamatan Gambiran.

Dalam kesempatan tersebut, Arman menyebut paket setiap janda yang ditawarkan bervariasi. Mulai dari Rp600 ribu hingga Rp800 ribu untuk sekali kencan. Besaran fee yang didapat pelaku atas jasa menyediakan janda buka di sini.

Artikel Lainnya