Ya Ampun, Pria Bergelar Sarjana Agama, Dipakai Praktik Dokter, Omzetnya Mengejutkan

Nyedulur
  • 24 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara Indonesia.

Kota Blitar, Jawa Timur digegerkan dengan dokter yang tidak memiliki izin praktik. Bahkan tidak memiliki ijazah sekolah kedokteran. Tapi memiliki pasien yang berobat ke tempatnya.

Terlebih tarif yang dibebankan kepada pasien relatif terjangkau. Sementara dalam satu hari, pasien yang berbobat bisa mencapai puluhan.

Karuan saja dokter gadungan ini harus berurusan dengan pihak kepolisian. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dokter gadungan yang dimaksud berinisial S, yang meupakan warga Sananwetan, Kota Blitar. Dia membuka praktik dokter berbekal sarjana agama!

Mengutip Suara, kasus ini diungkap kepolisian setempat berkat adanya laporan dari masyarakat. Seperti dijelaskan Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan.

Masyarakat curiga dengan kegiatan pelaku yang membuka praktik kesehatan sekaligus meracik dan menjual obat keras tanpa dilengkapi izin edar.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergegas melakukan penyelidikan di tempat praktik yang berlokasi di Desa Dayu Kecamatan Nglegok,” kata AKBP Yudhi, mengutip Suara, Kamis 20 Mei 2021.

“Polisi mendapati seorang yang bukan tenaga kesehatan melakukan praktik kesehatan. Lalu, polisi membawa pelaku beserta barang bukti ke Mapolresta guna penyidikan lebih lanjut,” katanya melanjutkan.

Sementara itu, saat ditanya awak media, pelaku telah membuka praktik medis ilegal sejak 2015. Dari pengakuannya, dalam kurun waktu 24 jam kurang lebih ada 70 orang yang datang.

Sekali berobat, kata dia, dikenai tarif sebesar Rp50-100 ribu per pasien. Jika dirata-rata, dalam sebulan omzet pelaku mencapai Rp50 juta.

Artikel Lainnya