Ya Ampun, Masjid Terseret ke Tengah Laut Pacitan, Kok Bisa? Ini Proses Evakuasinya

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.com.

Intensitas hujan yang turun di sekitar kota Pacitan membuat masjid hanyut ke tengah laut. Bukan disebabkan tsunami atau ada gelombang tinggi. Tak pelak masjid apung yang terseret ke tengah lautan menjadi tontontan warga.

Dibutuhkan waktu dua jam untuk mengevakuasi masjid apung tersebut BPBD Pacitan menerjunkan satu perahu yang diisi empat personel.

Mengutip Beritajatim, BPBD dibantu sejumlah relawan yang menunggu di darat. Bantuan terdiri atas Satpol PP, relawan off road, PSHT, nelayan, dan surfing club.

“Jadi di laut yang di perahu ada 4 orang. Sedangkan yang di darat banyak relawan yang ikut membantu proses evakuasi,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Dianita Agustinawati.

Dalam proses evakuasi, lanjut Dianita, petugas mengalami kesulitan. Sebab gelombang saat itu agak tinggi. Selain itu, dalam beberapa hari intensitas hujan cukup tinggi.

Sehingga menyebabkan aliran sungai Grindulu yang ke laut cukup tinggi. Saat ini masjid apung tersebut masih berada di bibir pantai Pancerdoor, Pacitan.

“Kami menunggu air laut pasang dulu, baru masjid kita kembalikan ke tempat semula,” ungkap Dian panggilan karib Dianita Agustinawati.

Secara umum, masjid itu masih tuh. Kerusakannya tidak parah, hanya tirai-tirai bambu yang berada di kanan kiri ada yang copot. Sementara pemilik masjid adalah Gus Fuad dari Pondok Pesantren Tremas, Pacitan.

Artikel Lainnya