Ya Allah, Warga Temanggung Tega Bunuh Anak, Dibisiki Tetangga Agar Diruwat, Katanya Anak Genderuwo

Nyedulur
  • 25 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Clip Art Max.

Orang tua mana yang tega membunuha anaknya. Bahkan seekor singa tidak akan tega membunuh anaknya sendiri. Tapi itulah kriminalitas yang terjadi di Temanggung, Jawa Tengah.

Warga Desa/Kecamatan Behen Temanggung tega membunuh anaknya. Bahkan caranya cukup keji, yakni ditenggelamkan. Kok mirip kapal asing pencuri ikan.

Mengutip Suara, Kapolres Temanggung, AKBP Benny Setyowadi menyebutkan orang tua korban, masing-masing M dan S telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun terdapat dua nama lain yang diduga terlibat. Yakni H dan B yang dianggap mempengaruhi orang tua korban untuk menggelar ritual ruwatan. Mereka yakin korban sering bertindak nakal karena dirasuki roh halus. 

“Melihat kondisi anaknya yang diyakini nakal. Kemudian dari hasil bujukan saudara H, ‘itu anak yang sedang dihinggapi dunia lain untuk dilakukan ruwat’. Ruwatnya bentuknya ditenggelamkan. Itu motif sementara,” kata AKBP Benny mengutip Suara, Selasa 18 Mei 2021.

AKBP Benny menjelaskan, tersangka H di kampungnya dikenal sebagai sosok supranatual. Alias dukun, gaes.

“Bujuk rayu dari saudara H yang kalau di kampungnya itu ‘orang pinter’ atau dukun. Menyuruh orang tua korban untuk melakukan (ruwat),” ujarnya.

Para tersangka dijerat Pasal 76 huruf C dan Pasal 80 UU No.17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Keempat tersangka terancam hukuman subsider Pasal 44 UU No. 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 338 KUHP Pidana.

Berdasarkan pemeriksaan orang tua korban, terdapat dua orang lainnnya H dan B yang terlibat. Menurut H, korban diduga nakal dan merupakan keturunan gendoruwo. Supaya sembuh, A harus menjalani ritual bersih diri.

Kasus ini bermula, pada suatu malam di bulan Januari. Tersangka H menggelar ritual ruwatan terhadap korban A. Tersangka memerintahkan tersangka B dan kedua orang tua korban untuk menenggelamkan kepala A ke bak mandi.

Tersangka H meyakini jika cara ini mampu menyembuhkan A dari sifat nakal. Korban ditenggelamkan ke bak mandi beberapa kali. Korban sempat tak sadarkan diri hingga meninggal.

Artikel Lainnya