Ya Allah, Remaja Korban Pengeroyokan Alami Gegar Otak, Dirawat di RS, Polisi Panggil Saksi

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Hanya bisa terenyuh mendengar kabar remaja asal Tuban mengalami gegar otak. Terlebih penyebabnya akibat dikeroyok sejumlah pendekar pencak silat.

Kini remaja tersebut harus dirawat di rumah sakit. Bahkan nyaris mengalami kelumpuhan akibat ulah tak bertanggung jawab para pendekar.

Kini kasus pengeroyokan ini terus berlanjut. Mengutip Suara, enam orang yang merupakan kawan korban tengah dipanggil polisi sebagai saksi. Apalagi para korban ini tergolong masih di bawah umur.

Seperti disampaikan Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Adhi Makayasa. Menurutnya, kasus tersebut telah ditangani unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) dan saat ini masih didalami polisi.

“Saat ini para saksi yang saat itu berada di lokasi telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Nantinya hasil penyidikan itu akan kami ungkap lebih lanjut,” kata AKP Adhi Makayasa, Sabtu 1 Mei 2021.

Perkembangannya saat ini memang masih dilakukan pendalaman, mulai mencari keterangan para saksi yang melihat, mendengar dan tahu Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ya semoga kasus ini dapat diusut tuntas. Jadi siapa yang berbuat salah bisa kita lakukan penangkapan dan proses hukum,” katanya menegaskan.

Sementara itu, AS, ayah korban mengungkapkan bahwa anaknya telah dikeroyok sejumlah orang tak dikenal hingga mengalami gagar otak, saat ini kondisinya masih dalam pemulihan.

“Anak saya operasi di bagian kepala, beruntungnya semua biaya ditanggung oleh Dinas Sosial Tuban. Setelah pulang dari RS kemarin, dia belum bisa jalan, tapi saat kontrol lagi alhamdulillah kondisinya sudah berangsur membaik,” ucap ayah korban.

AS menambahkan, sebanyak enam anak yang dijadikan sebagai saksi ini juga korban. Dan mereka telah memberikan keterangan kepada pihak berwajib.

Sebelumnya, ratusan pemuda yang diketahui merupakan kelompok anggota perguruan pencak silat dari Kabupaten Lamongan dan Tuban melakukan konvoi dengan titik di Kecamatan Jenu.

Di sekitar Kawasan Industri Tuban yang berada di Jalan Pantura Tuban-Semarang, tepatnya di Desa Socorejo, mereka terlibat aksi tawuran.

Setelah dibubarkan masyarakat dan aparat kepolisian, sekelompok pemuda yang terpecah melakukan aksi pengadangan dan pengeroyokan kepada anak-anak di bawah umur di Jalan Kecamatan Kerek arah Montong.

Artikel Lainnya