nyedulur.com

Ya Allah, Masih Ada Sepuluh Warga Ngetos Belum Ditemukan, Akibat Bencana Longsor Nganjuk

Nyedulur
  • 11 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara.com/Antara.

Sebanyak sebelas korban bencana longsor Ngetos, Nganjuk telah ditemukan. Dari sebelas korban yang sudah ditemukan, dua orang berhasil diselematkan, sedangkan sisanya meninggal hingga hari kedua atau Selasa 16 Februari 2021.

Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI/Polri dan relawan terus melakukan pencarian. Sedikitnya masih ada sekitar sepuluh warga Ngetos yang hilang diterjang tanah longsor pada Senin 15 Februari 2021 kemarin.

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menjelaskan bahwa jumlah korban yang dilaporkan hilang mencapai 21 orang.

“Kami fokuskan pencarian korban yang belum ditemukan. Lokasi satu titik, jadi agak enak (pencarian),” kata Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi di Nganjuk, seperti dikutip dari Antara melalui Suara, Selasa 16 Februari 2021.

Dalam proses evakuasi ini, Pemkab Nganjuk mendapatkan bantuan dari daerah lain untuk alat berat. Jika sebelumnya ada tiga unit alat berat untuk mencari korban tanah longsor, di hari kedua pencarian ada tambahan dua alat berat, sehingga total ada lima unit.

“Hari ini Bupati juga sudah memimpin apel untuk fokus pencarian di lokasi longsor. Evakuasi korban yang belum ditemukan. Ada tambahan eskavator, sehingga totalnya ada lima. Ini karena gotong royong,” kata dia.

Dia juga menambahkan, warga yang mengungsi juga selalu dipantau kesehatannya. Di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk itu terdapat 186 orang yang tinggal. Dari jumlah itu, 25 orang merantau.

Saat kejadian, terdapat 18 orang yang datang ke dusun itu, terdiri atas 14 orang dewasa dan sisanya anak-anak. Namun, data yang dilaporkan seluruh pendatang itu dalam kondisi sehat. Sehingga, 21 orang yang sebelumnya dinyatakan hilang itu adalah penduduk setempat.

Artikel Lainnya