Ya Allah, Empat Orang Gentayangan di Kuburan Mojokerto, Gali Makam sedalam 30 CM, Temuannya Ngeri

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Warga Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto menemukan kuburan aneh. Sebab kedalamannya hanya 30 cm. Nah, setelah dibongkar kuburan itu terdapat jenazah bayi terbungkus tas kresek hitam yang terlihat baru.

Penemuan jenazah itu setelah salah satu warga memergoki ada empat orang berkeliaran di makam Tuwiri, Sabtu 1 Mei 2021 malam.

Begini, begini. Laporan Beritajatim menyebutkan salah satu warga setempat, Wahyu Afriliyan (34) menuturkan bahwa dua ponakannya melintasi pemakaman desa setempat pukul 21.00 WIB.

Kedua keponakannya tersebut melihat ada tiga laki-laki dan seorang perempuan di dalam area makam.

“Dua keponakan saya membeli bakso lewat depan makam, ada tiga orang laki-laki dan seorang perempuan bawa sepeda motor Honda Beat. Pulang tidak cerita tapi adiknya malah yang cerita. Adiknya cerita ada anak gali makam,” kata Wahyu, Minggu 2 Mei 2021.

Masih kata Wahyu, dia bersama kakaknya menuju Makam Islam Dusun Tuwiri untuk mencari tahu.

Mereka mencari cukup lama. Sebab kedua keponakannya tidak lokasi pastinya tahu secara pasti keempat orang tersebut menggali makam. Namun akhirnya ditemukan makam baru.

“Saya dan ayah keponakan (kakak) kemudian mengecek. Belum ketemu masih muter-muter karena keponakan saya tidak mengatakan lokasi tepatnya, tahunya ada orang di dalam area makam. Akhirnya saya temukan ada gundukan, galian baru,” katanya.

Dia kemudian memanggil sang kakak dan memakai kayu mencoba menggali gundukan tanah baru tersebut.

Setelah kedalaman sekira 30 cm, ditemukan plastik kresek warna hitam yang masih baru dan didalamnya terdapat janin bayi yang diduga baru dilahirkan.

“Plastik kreseknya masih baru, kalau lama kan sudah kusam. Ini masih baru, bening. Pada dibuka ada janin, kondisinya masih segar, masih utuh dengan posisi melingkar. Tangan ada di atas. Jenis kelamin belum tahu, dibuka tok. Janin dibungkus plastik putih double kresek warna hitam,” jelasnya.

Dia kemudian memanggil Ketua RT dan Ketua RW untuk diteruskan ke pihak yang berwenang. Tidak lama, Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto turun ke lokasi yakni di Makam Islam Dusun Tuwiri untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Artikel Lainnya