Ya Allah, Azan Diselipkan Kata Jihad, Beredar di Masjid Petamburan, Begini Kritik Kiai dan Ulama

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto:; sekolahakhirat.com

Seruan jihad yang dikemas dalam azan mendapat reaksi dari berbagai ulama dan kiai. Banyak yang mengkritik perubahan azan dengan menambahkan lafal jihad tidak ada dalam riwayat maupun sejarah.

Ra’is Syuriah NU Australia dan Selandia Baru, Nadirsyah Hosen misalnya. Dia menganggap seruan jihad yang dimasukkan ke dalam lazal azan merupakan nafsu, bukan jihad.

“Tidak sembarangan menyerukan jihad, apalagi hanya utk membela 1 orang, bukan membela agama Allah. Harus punya ilmu biar tahu syarat jihad itu spt apa, dan gak mengubah adzan. Itu nafsu, bukan jihad. Melawan pemerintah yg sah itu hukumnya bughat. Jgn mau kena provokasi recehan yah,” tulis Gus Nadir, sapaannya.

Dia menulis cuitan tersebut pada Selasa 1 November 2020. Sikap ini mengkritisi seruan jihad yang ditujukan kepada seseorang dan bukan semua umat.

Cuitan ini direspon sekitar 751 penguna twitter dan 2,5 juta warganet. Mayoritas mendukung cuitan tersebut.

Satu lagi kritikan disampaikan Ustaz Novel Alydrus dari Solo. Dia berpidato mengkritisi seruan jihad dalam bentuk video yang dibagikan pemilik akun twitter @AhmadBinBagir.

Dalam video tersebut, Novel mengaku belum pernah mendengar azan yang memasukkan lafal jihad.

“Video aneh, seumur hidup belum pernah melihat azan kok kaya gitu, seruan salat diganti seruan jihad, ini sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad, ajaran para habaib dan kia. Ini tidak sesuai hadis,” terangnya.

Sementara itu, Ketua MUI KH Cholil Nafis menegur pelaku yang mengubah redaksi azan dengan kata jihad. Menurutnya azan merupakan seruan untuk menjalankan ibadah salat, bukan jihad.

“Rasulullah, Nabi Muhammad SAW tak pernah mengubah redaksi azan. Bahkan saat perangpun tak ada redaksi azan yang diubah,” kata Cholil Nafis dalam keterangannya, Selasa 1 Desember 2020.

Belum lama ini, seruan jihad dikumandangkan dalam bentuk azan di sebuah masjid di Petamburan, Jakarta Pusat.

Artikel Lainnya