nyedulur.com

XL Catat Pertumbuhan Bisnis Masih Positif di Tengah Pandemi, Layanan Data Masih Penopang Pendapatan

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

PT XL Axiata mencatat pertumbuhan positif di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi. Berdasarkan keterangan resminya, perusahaan mencatat revenue Rp18,3 triliun pada triwulan ketiga 2020.

Angka itu naik sekitar 8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/ YoY). Begitu juga dengan pendapatan dari layanan data juga terus tumbuh 12 persen YoY.

“Pandemi Covid-19 berdampak pada daya beli masyarakat, dan itu juga dirasakan semua operator. Turunnya daya beli masyarakat ini ternyata tidak menurunkan intensitas kompetisi di industri seluler,” kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini dalam siaran persnya.

Sepanjang sembilan bulan 2020 ini, XL Axiata meraih EBITDA sebesar Rp9,9 triliun, meningkat 34 persen YoY. Begitu juga dengan laba bersih setelah pajak pada sembilan bulan ini mencapai Rp2,1 triliun.

Secara kuartal, pada periode kuartal ketiga 2020 ini, EBITDA juga tumbuh 3 pesen, atau lebih tinggi dari kuartal sebelumnya (QoQ). Sedangkan laba bersih setelah pajak mencapai sebesar Rp331 miliar.

Beban usaha di sembilan bulan tahun 2020 menurun 14 persen YoY. Penurunan ini terjadi karena beberapa factor. Salah satunya beban biaya infrastruktur yang lebih rendah (28 persen YoY), sebagai dampak dari adopsi IFRS 16.

Faktor selanjutnya adalah biaya interkoneksi dan biaya langsung lainnya turun 24 persen YoY, terutama karena interkoneksi yang lebih rendah sebagai dampak dari penurunan trafik penggunaan layanan voice. Terakhir, faktor biaya pemasaran yang turun 6 persen YoY, setelah lebih banyak penggunaan saluran digital. 

Artikel Lainnya