Xin Nian Kuai Le, Ini Makanan Khas Imlek yang Bisa Bawa Hoki, Wajib Ada di Meja Makan

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Popmama.

Tahun Baru Imlek atau Tahun Baru Cina tinggal menunggu hitungan jam. Tepat pukul 00.01 WIB pada 12 Februari 2021, sudah memasuki tahun baru Cina 2572. Menurut kalender Cina, tahun 2021 adalah shio kerbau logam.

Tak enak rasanya merayakan tahun baru Imlek tanpa keluarga dan hidangan. Konon sejumlah makanan yang dihidangkan memiliki filosofi dan tidak boleh dilewatkan.

Selain itu makanan yang disajikan juga harus memenuhi berbagai unsur yang meliputi air, tanah, binatang berkaki empat, hingga berkaki dua. Nah, apa saja sih makanan khas Imlek?

Pada dasarnya cukup banyak versi. Terutama beberapa suku di negara asalnya sana, di Cina, memiliki keragaman budaya dalam menyambut Imlek. Sementara perantauan masyarakat Tionghoa yang ada Asia Tenggara, memiliki budaya lebih umum dalam penyambutan maupun penyajian.

Yu sheng (yee sang) merupakan makanan imlek yang berupa salad. Makanan ini terdiri atas sayuran segar seperti lobak atau wortel dan ikan segar yang telah dimarinasi dengan saus campuran minyak goreng, minyak wijen, dan merica.

Uniknya, cara makan yu sheng ini harus diaduk bersama oleh semua orang yang mau menyantapnya. Kemudian diangkat tinggi-tinggi dengan mengucap doa dan harapan di tahun yang baru ini. Kegiatan mengaduk itulah yang menjadikan simbol sebagai harapan dan doa yang dipanjatkan akan terkabul.

Jeruk mandarin menjadi sajian wajib. Konon dengan mengonsumsi dan memajang jeruk mandarin selama perayaan imlek diyakini membawa keberuntungan. Hal ini karena jeruk (cheng) memiliki pengucapan yang sama dengan kata sukses (cheng).

Selain itu buah yang memiliki warna kuning emas dan berbentuk seperti bola ini memiliki simbol akan kepenuhan dan kekayaan.

Makanan khas masyarakat Tionghoa yang tidak bisa ditinggal adalah yuan bao atau siomay. Makanan ini dianggap memiliki keberuntungan saat disantap pada perayaan Imlek. Tak hanya itu, bagi yang memakannya diyakini bisa lebih kaya dan makmur di tahun yang akan datang.

Selanjutnya ada camilan yang mudah ditemukan saat di pasar. Lumpia atau dalam bahasa Kanton disebut dengan chun juan. Makanan ini mudah dijumpai lantaran cukup banyak dijajakan mulai dari PKL hingga hotel, dan dipercaya melambangaan kekayaan.

Siu Mie atau mie panjang umur merupakan menu paling pokok yang tidak bisa dianggap remeh. Sebab menyantap siu mie melambangkan keinginan untuk memiliki umur panjang.

Umumnya ukurannya juga jauh lebih panjang dibandingkan dengan mie pada umumnya. Satu hal yang tidak boleh dilanggar. Makan mie tidak boleh dipotong agar rezekinya tidak terpotong.

Kue kerangjang juga tidak bisa dilupakan. Kue keranjang atau Nian Gao melambangkan semakin tinggi dan kemakmuran dalam menjalankan usaha.

Artikel Lainnya