nyedulur.com

Wuih, Dituduh Bawa Kabur Anak Orang, Dihukum Gantung dan Dijadikan Tontonan, Ibu Korban: Anakku Bukan Binatang!

Suara
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Hukuman gantung rupanya masih berlaku di Indonesia. Ini bisa dilihat dari beredarnya video di twitter, yang diunggah pemilik akun @Namaku_Mei.

Di video tersebut menggambarkan seorang pira diikat kakinya. Adapun posisi kaki ada di atas, sedangkan kepala ada di bawah. Bahkan posisi kepala hampir menyentuh tanah.

Lokasi hukuman tersebut diduga di sebuah halaman di Kabupaten Sumba Barat Daya. Hukuman itu sepertinya menjadi tontontan karena dihadiri banyak orang. Terlihat pula petugas berseragam militer ada di lokasi tersebut.

“Info Sumba Barat Daya II. Kronologinya ada sepasang kekasih saling suka, (tapi) nggak direstui, kabur dari rumah. Ditangkap keluarga pihak perempuan,” tulis @Namaku_Mei seperti dikutip Suara.com.

“Si cowok dihukum gantung. Ibu si cowok ngadu anak saya digantung kayak binatang,” demikian keterangan lanjutan dari @Namaku_Mei.

Dalam unggahan tersebut seorang pengguna Facebook dengan akun Tujuh Juli Yuli mengaku sebagai ibu kandung korban. Dia mengeluhkan bahwa anaknya bukan pelaku kriminial yang harus dihukum keji. Setelah kejadian itu anaknya terbaring di rumah sakit.

“Terima kasih sudah menerima saya bergabung di grup ini. Saya pekerja sebagai ibu rumah tangga dinegri orang saya mohon kepada bapak penegak hukum dan terkususnya bapak kepala Negara RI mengharapkan keadilan atas hak asasi anak saya yang diperlakukan seperti binatang. Anak saya bukan pelaku kriminal yang mesti digantung dan disiksa dan dijadikan tontonan umum dan sekali lagi saya mohon kepada semua pihak dan siapapun yang membantu saya dan anak saya yang masih terbaring dirumah sakit hingga saat ini,” tulisnya dalam postingan itu.

Untuk melihat lokasi dan pelaksanaan hukuman gantung bisa buka tautan berikut.

Artikel Lainnya