Wow! Piramida Raksasa Bukan Milik Mesir dan Meksiko, Peneliti Klaim Gunung Padang sebagai yang Terbesar

Nyedulur
  • 11 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Media Indonesia.

Mudah menyebut piramida terbesar di dunia. Banyak yang menyebut Giza yang ada di Mesir atau milik Suku Maya yang ada di Meksiko. Namun peneliti punya jawaban yang mengejutkan.

Baru-baru ini peneliti menyebut situs Gunung Padang adalah piramida terbesar di dunia. Gunung yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat itu pertama kali ditemukan oleh penjajah Belanda pada abad ke-20.

Tepat di puncak Gunung Padang terdapat sisa-sisa batu kuno prasejarah peninggalan era megalitik, sebuah keajaiban arkeologi terbesar di Asia Tenggara. Tapi tampaknya, ada peninggalan yang lebih fantastis yang terkubur di bawah batu kuno.

Mengutip Kumparan, dalam penelitian kontroversial yang dipresentasikan pada AGU 2018 Fall Meeting di Washington DC, Amerika Serikat, para peneliti Indonesia memaparkan data yang menyatakan bahwa Gunung Padang diklaim sebagai situs yang strukturnya mirip piramida tertua di dunia.

Penelitian yang telah dilakukan selama bertahun-tahun itu menunjukkan Gunung Padang bukanlah bukit biasa. Tetapi merupakan rangkaian struktur kuno berlapis dengan pondasi berusia sekitar 10.000 tahun atau bahkan lebih tua dari itu.

“Studi kami membuktikan bahwa struktur tidak hanya menutupi bagian atas tetapi juga membungkus lereng yang mencakup area sekitar 15 hektar,” tulis para penulis dalam abstrak untuk poster baru mereka.

“Struktur tidak hanya dangkal tetapi berakar lebih dalam,” lanjutnya.

Untuk menemukan struktur tersebut, para peneliti menggunakan teknik kombinasi, termasuk tomografi sinar x, survei radar penembus tanah, dan penggalian arkeologi. Hasilnya, tim menemukan Gunung Padang bukan hanya struktur buatan, tapi juga serangkaian lapisan yang dibangun selama periode prasejarah.

Lapisan paling atas, terdiri dari kolom batu, dinding, jalan setapak, dan ruang, berada di atas lapisan kedua sekitar 1 hingga 3 meter di bawah permukaan.

Sementara lapisan kedua berupa susunan dari batuan kolumnar yang diatur dalam struktur matriks. Lapisan ketiga adalah rongga atau ruang bawah tanah yang memanjang sejauh 15 meter.

Ruang ini berada di atas lapisan terendah atau keempat, terbuat dari batu basal lidah lava yang entah bagaimana mereka membuatnya, atau bisa jadi dipahat oleh tangan manusia.

Berdasarkan penanggalan radiokarbon, lapisan pertama berusia sekitar 3.500 tahun, lapisan kedua sekitar 8.000 tahun dan lapisan ketiga berkisar 9.500 hingga 28.000 tahun.

Artikel Lainnya