Wow! Pekerjsa Seks di Tretes Terjaring Razia, Ada yang Kelas Atas, Ini Tarifnya

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Campus Times

Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, wanita pekerja seks komersial masih beroperasi. Hal ini yang menyebabkan Satpol PP Kabupaten Pasuruan melakukan operasi.

Hasilnya, ada delapan belas wanita pekerja seks yang diamankan. Mereka diamankan di sebuah wisma milik Abdul Sarif alias Pai pada Senin 14 Desember 2020 malam.

Dikutip dari Warta Bromo, Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permata mengatakan bahwa operasi pekat ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.

“Operasi ini untuk juga untuk menegakkan perda,” katanya dikutip Warta Bromo, Selasa 15 Desember 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Bakti menjelaskan tarif bahwa omzet yang didapat bisa mencapai puluhan juta rupiah.

“Tarif rata-rata yang dikenakan untuk sekali kencan Rp 800 ribu per tiga jam,” Bakti menambahkan.

Sementara dalam sidan yang dilakukan di Pengadilan Negeri Bangil, Kabupaten Pasuruan memvonis denda. Ke-18 wanita pekerja seks didenda Rp2 juta, sedangkan dua muncikari dijatuhi denda Rp20 juta.

Ini putusan sidang yang dilakukan di PN Bangil pada Selasa 15 Desember 2020.

Artikel Lainnya