Wow, Militer Indonesia Masih Kuat di Laut, Koleksi Kapal Selam Masih Terbanyak di ASEAN, Berapa?

Nyedulur
  • 18 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kompas.

Tenggelamnya KRI Nanggala-402 membuat Indonesia berduka. Kapal buatan Jerman itu hilang kontak di peraian utara Bali pada Rabu 21 April 2021 dengan 53 awak.

KRI Nanggala-402 dikenal sebagai submarine atau kapal selam elit. Sebab kapal ini didesain untuk operasi senyap yang sulit dideteksi.

Hal ini diterangkan mantan Komandan Korps Marinir, Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono. Dia membeber kapal selam KRI Nanggala-402 jenis elit yang sulit dideteksi dalam keadaan aktif.

Omong-omong soal kapal selam, ternyata Indonesia tergolong punya banyak koleksi. Itu untuk kawasan Asia Tenggara, sih.

Menguti Good News From Indonesia, Indonesia memiliki empat kapal selam. Kurang lebih sama dengan yang dimiliki negara kaya raya, Singapura. Lalu siapa di urutan pertama.

Vietnam memiliki kekuatan militer yang tidak bisa dipandang remeh. Negara sosialis ini memiliki enam submarine, sekaligus menjadikannya yang terbanyak di ASEAN.

Berdasarkan data Global Fire Power 2021, sejauh ini Vietnam memiliki 6 kapal selam. Kapal selam kelas Kilo keenam milik Vietnam tiba di pelabuhan Cam Ranh, pada 20 Januari 2017.

Kapal selam Kilo buatan Rusia ini mendapat julukan "lubang hitam" dari Angkatan Laut Amerika Serikat karena sangat sulit untuk dideteksi. Vietnam menerima kapal selam kelas Kilo pertama Hanoi (HQ 182) pada Januari 2014 sedangkan kapal selam keenam berhasil diterima tahun 2017.

Sebelum dinyatakan hilang dan tenggelam di perairan Bali, Indonesia memiliki 5 kapal selam yang menjadi kekuatan Angkatan Laut Indonesia.

Mengutip Katadata melalui GNFI, dua di antaranya merupakan buatan Jerman, termasuk KRI Nanggala-402 jenis kelas Cakra yang sudah ada sejak 1980-an.

Kapal produksi Jerman selanjutnya adalah KRI Cakra-401 yang telah digunakan TNI AL selama 40 tahun. Saudara KRI Nanggala-402 tersebut didatangkan untuk menggantikan KRI Tjakra yang sebelumnya dibuat Uni Soviet pada tahun 1959.

Selain Jerman, Korea Selatan juga pernah membuatkan tiga kapal selam untuk Indonesia. Kapal selam bernama KRI Nagapasa-403 dan Ardadedali-404 diproduksi di Negeri Gingseng Korea Selatan tersebut.

Kapal selanjutnya adalah KRI Alugoro-405 yang merupakan kapal selam buatan PT PAL Indonesia di bawah kerjasama Indonesia dan Korea Selatan.

KRI Alugoro merupakan kapal pertama yang dirakit di Indonesia ini merupakan aset kapal selam terbaru TNI AL yang diresmikan pada 17 Maret 2021.

Posisi ketiga sebagai negara pemilik kapal selam terbanyak di ASEAN diisi Singapura. Negeri kecil yang amat makmur ini memiliki empat kapal selam.

Keempat kapal selam tersebut diimpor dari Swedia. Dua kapal selam kelas Challanger diberi nama RSS Conqueror dan Chieftain. Adapun dua kapal selam lainnya berasal dari kelas Archer diberi nama RSS Archer dan RSS Swordsman.

Negeri Jiran, Malaysia, berada di peringkat keempat sebagai negara pemilik kapal selam terbanyak di ASEAN. Sejauh ini, angkatan laut Malaysia memiliki 2 kapal selam andalan.

Malaysia mengimpor dua kapal selam serang diesel-listrik Kelas Scorpène dari Grup Angkatan Laut Prancis. Dua kapal selam tersebut bernama KD Tunku Abdul Rahman dan KD Tun Abdul Razak yang berbasis di Sepanggar, Sabah, Malaysia.

Artikel Lainnya