Wisata Sambil Belajar Sejarah Penyu di Pulau Hamil, Eksotisnya Wisata Bawah Laut Kepulauan Natuna, Kawasan Paling Utara Nusantara

Nyedulur
  • 17 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Genpi.

Nama Natuna lebih banyak dikenal sebagai pulau terdepan Indonesia. Memang benar posisi pulau yang masuk provinsi Kepulauan Riau ini berbatasan Malaysia, Borneo (Malaysia Timur), Singapura, Vietnam dan Kamboja.

Lokasi yang strategis itulah membuat Pulau Natuna dikenal sebagai penghasil gas dan minyak bumi, selain menghasilkan produk laut. Sementara tidak banyak yang mengetahui potensi wisata yang dimiliki Pulau Natuna.

Well, salah satu potensi yang dimiliki Natuna adalah Pulau Senua. Di kalangan penyelam, tempat ini memiliki pemandangan bawah laut yang luar buasa. Pulau Senua kerap dijadikan destinasi snorkeling dan diving

Pulau Senua juga merupakan tempat penangkaran penyu. Malahan penyu-penyu yang ada di Pulau Senua diduga telah ada sejak 145 hingga 208 juta tahun lalu.

Tak heran jika penyu menjadi salah satu kekayaan yang dilindungi di Pulau Senua. Bahkan bebas berkeliaran di pinggir pantai, secara tidak langsung pengunjung bisa berinteraksi dengan penyu-penyu tersebut.

Pulau Senua atau Senoa memiliki hamparan pasir yang putih dengan air laut jernih. Di kalangan penyelam, pulau ini dikenal memiliki keindahan terumbu karang dan biota laut yang bisa dieksploitasi. Terutama diunggah ke media sosial.

Bahkan wisatawan sudah bisa menikmati pesona bawah laut dalam kedalaman beberapa meter saja. So, tidak perlu menyelam pun, sudah bisa menikmati pesona bawah laut.

Secara administratif, Pulau Senua masuk wilayah Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Senua, bagi masyarakat setempat memiliki arti berbadan dua atau hamil. Memang benar, bila dilihat dari udara, Pulau Senua mirip wanita hamil yang berbaring. Berdasar cerita bertutur masyarakat setempat, wanita hamil itu bernama Mai Lamah.

Terdapat gua kecil di sebelah barat pantai yang menghadap ke laut. Gua tersebut dikelilingi batuan yang cukup curam.

Cukup banyak burung walet beterbangan di sekitar gua. Masyarakat percaya bahwa koloni burung itu jelmaan dari emas dan perak yang melilit di tubuh Mai Lamah.

Potensi wisata yang elok akan makin lengkap bila pengelola menyediakan wisata lain. Seperti kano, kayak, speedboat aluminium maupun dari fiberglass. Atau dibuatkan dermaga apung agar wisatawan bisa menikmati pesona laut yang luar biasa ini.

PT Anugerah Atlantik memiliki pengalaman di bidang jasa konsultasi dan pemasangan infrastruktur. Untuk menghubungi bisa mengunjungi website atau di Ruko Valencia Blok AC Nomor 08, Kelurahan Gemurung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, 61254, dengan nomor WA 0853-3102-0515.

Artikel Lainnya