Waspada! Perubahan Denyut Jantung Tanda Terinfeksi Corona? Cek Fakta

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Halodoc.

Banyak tanda-tanda virus corona menyerang manusia. Paling sederhana adalah tidak bisa mencium bau. Fakta lain tidak bisa merasakan asin, manis, pahit, dan gurih.

Fakta lain menyebutkan jika virus corona juga menyerang organ tubuh lain. Dalam beberapa temuan terakhir ini banyak kasus baru soal virus corona. Salah satunya adalah denyut jantung.

Dikutip dari Express melalui Detik, peneliti dari sebuah aplikasi 'COVID Symptom Study mengumpulkan data lebih dari 4 juta kontributor di seluruh dunia.

Data itu menunjukkan bahwa infeksi virus corona kemungkinan dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur. Bisa naik lebih dari 100 denyut per menit.

“Biasakan mengukur denyut nadi secara teratur, untuk mengetahui detak dan ritme jantung, saat normal. Sekaligus untuk mengetahui detak jantung mengalami perubahan,” kata peneliti.

Disebutkan pula, merekam denyut jantung dan mengidentifikasi perubahan dengan langkah sederhana. Missal istirahat dan rileks selama lima menit sebelum memeriksa detak jantung.

Rasakan denyut nadimu menggunakan jari tengah dan telunjuk (bukan ibu jari). Tekan perlahan sisi dalam pergelangan di dekat pangkal ibu jari atau di sisi luar tenggorokan di bawah rahang.

Hitung jumlah denyut nadi selama 60 detik, atau hitung detak jantung selama 30 detik. Kemudian kalikan dua untuk mengetahui detak jantung per menit.

Rasakan ritme detak jantung selama 30 detik, ritme yang teratur itu normal. Agar terasa yakin saat menghitungnya, bisa sambil mengetuk meja saat merasakan detak jantung.

Detak jantung yang normal saat dalam kondisi istirahat biasanya di antara 60 hingga 100 detak per menit.

Tapi ingat ya, detak jantung bisa tidak teratur bila berjumpa mantan. Teori ini tidak masuk virus corona.

Artikel Lainnya