Waspada, Musim Hujan Bisa Tingkatkan Risiko Konjungtivitis, Kenali Tanda dan Cara Pencegahannya

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Wolfe Eye Clinic.

Acapkali musim hujan dibarengi dengan datangnya cuaca dingin. Hal ini membuat beberapa penyakit datang mengahampiri tubuh. Terkadang penyakitnya remeh, seperti flu, demam, malaria, hingga konjungtivitis.

Konjungtivitis merupakan kondisi mata merah yang diakibatkan oleh peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola dan kelopak mata bagian dalam. Hal ini menyebabkan mata gatal atau mata berair.

Menurut dokter mata Rishi P.Singh, konjungtivitis bisa terjadi karena infeksi virus dan bakteri. Namun, penyakit ini bisa diakibatkan paparan alergen atau iritan seperti asap, klorin, atau kotoran.

Mengutip Kompas, hal ini diakibatkan karena cuaca dingin yang seringkali membuat bakteri dan virus berkembang pesat.

Konjungtivitis juga bisa menyebar melalui kontak lansung dengan orang yang sudah terpapar bakteri atau virus seperti pilek dan flu.

Orang yang malas mencuci tangan dan sering menyentuh area wajah juga berisiko tinggi mengalami konjungtivitis. Jika Anda terinfeksi, risiko penularan ke orang lain cukup tinggi.

Konjungtivis juga bisa menular ketika Anda mengeluarkan ingus (tempat virus dan bakteri berkumpul), lalu menyentuh mata tanpa mencuci tangan.

Ketika cuaca dingin, Anda juga kurang terpapar sinar matahari yang membuat sistem kekebalan tubuh melemah.

Risiko mudah sakit dan rentan terinfeksi. Jadi, kita harus berhati-hati ketika beraktivitas, terutama di area yang banyak dilalui orang. Ini tips sederhanyanya.

Artikel Lainnya