Waspada, Menu Ini Perlu Dihindari Penderita Diabetes saat Sarapan, Ketahui Risikonya

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Penderita diabetes tidak bisa leluasa mengonsumsi makanan maupun minuman. Lantaran, mereka harus menjaga kadar gula dalam darah agar tidak meningkat.

Jika terjadi peningkatan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes bisa menimbulkan dampak lain. Semisal kelelahan, pusing, penyakit jantung, hingga kehilangan kesadaran.

Maka penderita diabetes dianjurkan selektif dalam memilih makanan untuk mengontrol gula darah dalam tubuh. Nah, berikut pilihan menu sarapan yang harus dihindari penderita diabetes yang sudah dirangkum dari CNN Indonesia.

Roti non-gandum, nasi, dan pasta adalah makanan berkarbohidrat tinggi. Jenis makanan ini terbukti meningkatkan kadar gula darah. Hal tersebut tidak baik untuk penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

Sebagaimana dilansir Healthline dalam sebuah penelitian, pasta memang bebas gluten. Namun tidak menjamin makanan tersebut bebas dari gula.

Studi lain juga mengungkap bahwa makanan berkarbohidrat tinggi tidak hanya meningkatkan gula darah. Tapi juga dapat menurunkan fungsi otak pada penderita diabetes tipe 2.

Pengidap diabetes disarankan untuk tidak mengkonsumsi roti, nasi dan pasta. Ketiganya bisa diganti dengan makanan berserat tinggi, untuk memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Kandungan gula dalam buah membuat banyak penderita diabetes tidak disarankan untuk mengonsumsinya. Oleh karena itu, jus buah di pagi hari untuk penderita diabetes tidak dianjurkan

Sebagai gantinya, konsumsi air dengan irisan lemon (infuse water) dapat menjadi alternatif untuk mengalihkan konsumsi jus buah. Karena kandungan dalam infuse water ini hanya kurang dari 1 gram karbohidrat, dan hampir bebas kalori.

Kentang goreng memiliki karbohidrat yang relatif tinggi. Kentang berukuran sedang sebelum digoreng mengandung 11,8 gram karbohidrat.

Sementara, ketika kentang dikupas dan digoreng menggunakan minyak sayur, itu menghasilkan 36,5 gram karbohidrat.

Makanan yang digoreng menggunakan minyak sayur terbukti menghasilkan senyawa buruk dalam jumlah tinggi.

Sejumlah penelitian menyebut konsumsi kentang goreng dan makanan digoreng lainnya juga memiliki risiko penyakit jantung dan kanker.

Artikel Lainnya