nyedulur.com

Waspada, Dua Jenis Penyakit Vertigo Ini Bisa Membahayakan Kesehatan

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: CBS News.

Banyak orang yang tidak menyadari saat mengalami vertigo. Masalah ini tidak bisa dianggap sebelah mata. Orang yang mengalami vertigo biasanya kepala pening dan terasa berat. Terkadang benda yang ada di sekiling terasa berputar.

Vertigo merupakan kumpulan dari berbagai gejala yang menjadi satu. Gejala penyakit ini bisa memicu penderitanya mual, muntah, mengeluarkan keringat berlebihan, sakit kepala, telinga berdenging disertai gerakan mata tidak normal dan merasa seperti akan terjatuh.

Dilansir dari Merdeka, penyebab vertigo bisa dipengaruhi masalah yang dialami. Secara umum, terdapat dua jenis vertigo yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya. Masing-masing kondisi juga mempunyai penyebabnya tersendiri

Ini merupakan jenis vertigo yang paling sering dialami oleh kebanyakan orang. Penyebab vertigo periferal diakibatkan karena adanya gangguan pada telinga bagian dalam yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh.

Saat Anda menggerakkan kepala, bagian dalam telinga akan memberi tahu di mana posisi kepala berada, lalu mengirimkan sinyal ke otak untuk menjaga keseimbangan.

Namun, jika terdapat masalah pada bagian dalam telinga, maka Anda akan merasakan sakit dan pusing. Hal ini bisa terjadi karena adanya peradangan di telinga bagian dalam atau karena adanya infeksi virus.

Penyebab vertigo yang paling umum yakni BPPV yaitu kondisi di mana vestibuler telinga dalam mengalami gangguan, dan dipicu oleh perubahan posisi dan gerakan kepala yang secara tiba-tiba.

Misalnya seperti perubahan posisi kepala dari posisi tegak menjadi menunduk tiba-tiba, bangun tiba-tiba dari tidur, dan gerakan mendongakan kepala.

Kondisi ini biasanya terjadi dalam waktu yang singkat dan sering kali dialami oleh orang yang berusia di atas 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan orang yang lebih muda bisa mengalami kondisi ini.

Selain itu ada juga penyebab vertigo peripheral, seperti ada riwayat cedera kepala ataupun bisa mengalami labirintis. Apa itu labirintis?

Artikel Lainnya