nyedulur.com

Waspada Anemia Zat Besi Jangka Panjang, Kenali Gejala dan Cara Menangani

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Halodoc.

Kurang darah atau anemia merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan hemogoblin yang sehat atau tidak berfungsi dengan baik. Padahal hemoglobin berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Anemia bisa terjadi dalam waktu singkat. Bisa juga dalam jangka panjang. Tak hanya itu, penyakit ini bisa berbahaya bagi individu jika tidak segera diobati. Salah satunya penderita anemia defisiensi besi.

Kompas mencatat bahwa anemia defisiensi zat besi adalah jenis anemimia yang paling umum terjadi. Kondisi ini dipengaruhi karena kekurangan zat besi mineral. Sementara, tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin.

Ketika tidak ada cukup zat besi dalam aliran darah, seluruh tubuh tidak dapat memperoleh jumlah oksigen yang dibutuhkannya.

Meskipun kondisinya mungkin umum, banyak orang tidak tahu bahwa mereka menderita anemia defisiensi besi. Gejala tersebut mungkin terjadi selama bertahun-tahun tanpa pernah mengetahui penyebabnya.

Dalam kajian studi, sebagian besar kasus anemia defisiensi besi ringan tidak menimbulkan komplikasi. Kondisi ini biasanya dapat diperbaiki dengan mudah.

Namun, jika anemia atau kekurangan zat besi dibiarkan, atau tidak ditangani, dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Seperti, detak jantung cepat atau tidak teratur, dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan gagal jantung atau jantung membesar

Dalam komplikasi kehamilan, kekurangan zat besi yang parah bisa membuat seorang anak mungkin lahir prematur atau dengan berat lahir rendah

Bayi dan anak-anak yang sangat kekurangan zat besi mungkin mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan. Apa penyebab anemia defisiensi besi?

Artikel Lainnya