Wakil Ketua DPRD Jember Amankan Anak Macan Rembah, Cari Makanan di Halaman, Diserahkan ke BKSDA

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.

Binatang liar yang dilindungi di Jawa Timur masih berkeliaran. Beberapa jenis ini tidak jarang menyatroni rumah warga lantaran habitatnya makin sempit. Akibatnya makanannya mulai berkurang dan memilih masuk rumah.

Salah satu contoh adalah macan rembah (neofelis nebulosa) atau kucing hutan. Binatang ini tetiba masuk rumah wakil rakyat asal Jember, Jawa Timur. Diduga kucing berbulu coklat itu memangsa dua ekor burung liar.

Dilaporkan Beritajatim, rumah Wakil Ketua DPRD, Jember Dedy Dwi Setiawan pada Sabtu 22 Mei 2021. Rumah wakil rakyat yang berada di Dusun Jatilawang, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari itu disambangi anak kucing rembah.

Ceritanya begini. Sekitar pukul 10.00 WIB, Dedy dan Imron, sepupunya, sedang mencari jambu.

“Di pohon jambu ada kucingnya,” kata Saringat, perempuan yang bekerja sebagai asisten rumah tangga Dedy selama ini, kepada Imron.

Penasaran, Imron mendongak dan melihat ada hewan seperti kucing.

“Tapi dari kepalanya beda dengan kucing,” kata Dedy.

Mereka juga menemukan dua ekor bangkai burung emprit. Dedy menduga hewan itu memangsa dua burung tersebut.

Dedy dan Imron kemudian menggertak hewan mirip kucing agar turun. Hewan itu melompat dari pohon dan melarikan diri di salah satu sudut halaman rumah.

Namun Dedy dan Imron berhasil mengepung dan menjebaknya dalam keranjang untuk kemudian dimasukkan ke kandang kucing.

“Setelah saya lihat, ini macan rembah. Dilindungi. Akhirnya saya memutuskan untuk menyerahkannya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), besok Senin (24 Mei 2021). Tadi waktu mau ditangkap sempat mau menggigit,” kata Dedy.

Menurut catatan Profauna, macan rembah merupakan salah satu binatang langka. Ini bisa dilihat berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 dan PP Nomor 7 Tahun 1999, yang menyebutkan binatang ini terancam punah.

Salah satu cirinya adalah berambut coklat kekuningan, bintik-bintik hitam di seluruh bagian atas termasuk ekor. Binatang ini tersebar di bagian Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Artikel Lainnya