Waduh, Pencoretan Serdy Ephy Fano Membuat Kapolresta Sidoarjo Bersikap Begini, Janjinya Tak Main-main

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Bola.com

Pencoretan Serdy Ephy Fano dan Mohamad Yudha Febrian dari skuad timnas Garuda Muda mengundang keprihatinan. Keduanya dicoret setelah melakukan tindakan indisipliner.

Berdasarkan rekaman CCTV hotel, kedua pemain ini pulang sekitar pukul 03.00 WIB. Akibatnya mereka terlambat berlatih pada Senin 23 November 2020. Sementara hari itu adalah jadwal latihan perdana setelah melakoni virtual training.

Sikap indisipliner kedua pemain ini membuat pelatih kepala Shin Tae-yong berang. Dampaknya kedua pemain ini dipulangkan ke klub masing-masing keesokan harinya.

Menanggapi hal itu, COO Bhayangkara FC, Komisaris Besar Sumardji bisa menerima pencoretan tersebut. Pria yang juga Kapolresta Sidoarjo itu meminta maaf kepada insan sepak bola nasional.

“Mohon maaf atas pelanggaran yang sudah dilakukan Serdy. Saya mewakili manajemen Bhayangkara FC, berharap kejadian ini tak terulang, karena kami ingin Serdy bisa jadi penggawa timnas yang tangguh di posisinya,” kata Sumardji dalam keterangan resmi klub, Rabu 25 November 2020.

Seperti diketahui, Serdy merupakan pemain binaan dari Bhayangkara FC. Pencoretan ini bukan kali pertama dialami wonderkid Bahayangkara FC.

Pemain ini pernah dipanggil timnas U-19 pada Agustus 2020. Namun dia bangun terlalu siang, sehingga tidak disertakan ke Kroasia.

Artikel Lainnya