Waduh, Makan Es Krim Bisa Bikin Otak Beku, Kok Bisa? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Thrillist.

Menyantap es krim bisa meredakan gerah pada saat cuaca cukup panas. Kabarnya, mengonsumsi esk rim pada cuaca cukup terik bisa memacu hormon kebagahagiaan (thrombotonin). Satu lagi, bisa menghilangkan stress.

Selain itu, es krim juga dipercaya dapat mengurangi risiko batu ginjal, kanker usus besar dan membantu pertahanan tulang. Banyak, kan manfaatnya.

Ada tapinya. Terkadang setelah mengkosumsi es krim rasa dinginnya dapat membuat lidah beku. Ujung-ujungnya bisa menjalar ke seluruh tubuh. Konon es krim dapat membuat otak membeku. Benarkah?

Dilansir dari Sehat Q, brain freeze atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan otak beku adalah suatu kondisi sakit kepala yang terjadi saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat dingin dengan cepat, saat cuaca panas.

Adapun kondisi beku otak dalam istilah medis dikenal dengan sphenopalatine ganglioneuralgia (SPG). Tanda atau gejala beku otak yang paling utama adalah munculnya rasa sakit kepala, baik yang ringan atau berat, di bagian dahi atau pelipis.

Sensasi tersebut dapat menyebabkan sakit kepala jangka pendek yang berlangsung selama beberapa detik hingga kurang dari lima menit. Hal ini tergantung pada seberapa banyak dan cepat makanan atau minuman dingin yang Anda konsumsi.

Para ahli sebenarnya masih memperdebatkan penyebab pasti otak beku. Namun, beberapa peneliti lainnya meyakini bahwa sensasi otak beku terjadi ketika es krim yang dingin menyentuh bagian tengah langit-langit mulut, atau bagian belakang tenggorokan.

Sphenopalatine ganglion (SPG) adalah sekelompok sel saraf yang terhubung ke saraf trigeminal, yang merupakan pusat dari sakit kepala. Sekumpulan saraf tersebut ditemukan di bagian belakang hidung dan bertanggung jawab untuk mengirimkan ‘pesan’ mengenai sensasi seperti rasa sakit.

Ketika makanan atau minuman dingin menyentuh langit-langit mulut Anda secara tiba-tiba, saraf akan merespons dan memicu pembuluh darah di kepala melebar dengan cepat.

Oleh otak, sensasi rasa sakit akibat stimulus dingin tersebut ditafsirkan berasal dari kepala, dan bukannya berasal dari mulut. Karena itulah sensasi tersebut menyebabkan rasa beku di kepala Anda.  

Kondisi otak beku dapat diatasi dengan mudah. Umumnya, ini tidak membutuhkan pengobatan medis yang rumit dan dapat Anda lakukan sendiri.

Otak beku biasanya dapat hilang dengan cepat setelah makanan atau minuman dingin yang ada di dalam mulut ditelan. Cobalah jurus ini, untuk mengatasi cara lain.

Artikel Lainnya