Waduh, Kapolsek Astana Anyar Dicopot, Diduga Konsumsi Narkoba Bersama 11 Anggota, Ini Hasil Tes Urine

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: New Indian Express.

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi harus meletakkan jabatannya sebagai kapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat. Wanita kelahiran Porong Sidoarjo, 23 Juni 1971 itu ditangkap Propam Polda Bandung pada Selasa 16 Februari 2021.

Diduga Kompol Yuni menyalahgunakan narkoba bersama sebelas anggota lain. Dugaan itu setelah mencuat telegram rahasia (TR) Kapolda Jabar bernomor ST/267/II/KEP/2021, yang turun tanggal 17 Februari 2021.

Surat pencopotan jabatan ditandatangani Karo SDM Polda Jabar Kombes Solichin atas nama Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri. Dalam surat itu tertulis mutasi dilakukan dalam rangka pemeriksaan.

Sebagai gantinya, Kompol Fajar Hari Kuncoro menggantikan Yuni untuk memegang tongkat komando Polsek Astanaanyar. Fajar sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Cinambo. Posisi Kapolsek Cinambo diisi AKP Asep Surahman yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Lengkong.

Mengutip Detik, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengatakan ke-12 orang termasuk Kompol Yuni menjalani pemeriksaan di Propam Polda Jabar. Menurut Erdi, ke-12 orang yang diamankan tersebut sudah dilakukan tes urine.

Hasilnya positif,” kata Erdi di Mapolda Jabar. Namun dia belum menjelaskan jenis narkoba yang dikonsumsi ke-12 polisi tersebut.

Kompol Yuni diamankan Propam gabungan Mabes Polri dan Polda Jabar pada Selasa 16 Februari. Selain kapolsek, 11 anggota Polsek Astana Anyar pun ikut diamankan berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

Artikel Lainnya