nyedulur.com

Waduh, Bertambah Lagi Pelaku Pemukulan Anggota TNI, Polisi Tahan Anggota Harley Davidson

Suara
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Pelaku pemukulan terhadap anggota Kodim 0304/ Agam bertambah. Polres Bukittinggi kini menahan dua orang anggota motor gede yang diduga terlibat memukul anggota TNI AD, Jumat 30 Oktober 2020.

Tambahan dua tersangka pemukulan itu adalah HS dan JAD. Tambahan pelaku ini setelah polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti dan saksi lapangan.

Dikutip dari Suara, salah satu barang bukti adalah rekaman video tersembunyi atau CCTV di sebuah toko, tempat terjadinya pemukulan. Nggak bisa berkelit pelakunya.

“Tersangka tambahan itu yakni, HS alias A (48), yang terbukti melakukan pemukulan terhadap korban Serda M sebanyak tiga kali, berdasarkan keterangan dari saksi Angga (rombongan HOG), dan dikuatkan dengan video yang didapat dari rekaman CCTV toko,” kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara

Berikutnya JAD alias D (26). Dia ditangkap berdasarkan keterangan dari saksi Angga melakukan pemukulan terhadap korban Serda Mistari dan Serda Yusuf. Bukti-bukti ini berdasarkan video CCTV yang didapat dari TKP.

Adapun korban pemukulan adalah Serda Mistari dan Serda Yusuf. Keduanya bertugas di bagian Intel Kodim 0304/Agam. Mistari dan Yusuf mengalami luka di beberapa bagian akibat pemukulan yang dilakukan anggota moge HOG (Harley Owners Group) Siliwangi Bandung Chapter.

Serda Mistari mengalami luka pada bagian bibir atas. Sedangkan Serda Yusuf mengalami bengkak di kepala sebelah kiri belakang. Selain itu, Yusuf juga mengalami luka memar pada pinggang kiri.

Sebelumnya polisi sudah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah MSA (49) dan B (18). Nama terakhir diduga seorang pelajar yang juga anggota HOG Siliwangi Bandung Chapter. Berikut kronologinya.

Artikel Lainnya