Viral, Video Pria Tak Bermasker Hebohkan Galaxy Mall Surabaya, Ledek Pengunjung, APPBI: Laporkan ke Polisi

Nyedulur
  • 14 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST/Tangkapan Layar.

Menerapkan protokol kesehatan wajib dilakukan di tengah Pandemi Covid-19. Prokes tersebut meliputi mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Namun masih saja ditemui orang tidak percaya dengan virus corona. Bahkan abai dengan protokol kesehatan.

Seperti yang dilakukan salah seorang pengunjung Galaxy Mall Surabaya baru-baru ini. Pengunjung tersebut seorang laki-laki yang terlihat menggendong balita. Pria tersebut mengenakan kaus hitam, bertopi baseball dan tidak mengenakan masker.

Aksi pria ini terekam video yang berdurasi 34 detik dan beredar di twitter maupun grup percakapan. Bahkan pria ini mengeluarkan kata-kata kasar kepada beberapa orang.

Sambil berkeliling di area atrium LG di depan gerai Steak 21, pria dengan cambang, berkacamata, dan memakai topi baseball itu mencemooh pengunjung yang mengenakan masker.

”Nggak pakai masker ya dik ya. Orang-oraang t*l*l seperti ini. Kami nggak pakai masker,” begitu ungkapnya.

Postingan itu juga dilengkapi dengan beberapa tulisan yang mencemooh mereka yang mengenakan masker. ”Banyak orang t*l*l pakai masker. bl*k g*bl*k!” tulisnya.

Kemudian, dia juga mempertanyakan mengapa pengunjung masih mengenakan masker. Lelaki itu menulis fungsi masker Anda apa c*k? Lak wedi virus bangun bungker bl*k ojok nag mall! (Kalau takut virus bangun bunker jangan ke mall)!” ujarnya menggunakan bahasa Jawa.

Dia kemudian menemui seorang lelaki berkemeja biru. Dia kemudian mencemooh lelaki itu.

”Yang pakai masker orang g*bl*k ini. C*ng*k!” ujarnya.

Mengutip Jawa Pos, Direktur Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan perilaku lelaki itu tidak bertanggung jawab dan berbahaya.

”Sangat tidak bertanggung jawab,” tutur Sutandi yang juga Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Jawa Timur itu.

Dia mengaku baru mengetahui hal itu pada 3 Mei. Sutandi memastikan bila terjadi di mall Pakuwon Group, pihak keamanan akan langsung mengeluarkan pengunjung seperti itu.

”Akan kami minta tim keamanan untuk mengeluarkan bila ada pengunjung seperti itu,” tegas Sutandi.

Sutandi mengaku sudah meminta Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo untuk mencari dan mengamankan lelaki itu.

Artikel Lainnya