Unggah Video Injak Rapor, Lima Siswi asal Lombok Sempat Ditendang dari Sekolah, Menyesal, Diterima Kembali

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST/tangkapan layar.

 

Menyandang status pelajar, sudah sepantasnya menjaga nama baik almamater. Itulah yang dikatakan juru didik di sekolah maupun di level yang lebih tinggi. Sikap ini agar mendapat kesempatan berkarir di berbagai lembaga. 

Akan tetapi, berbeda dengan lima siswi asal SMPN 1 Suela Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Mereka membuat gaduh jagad maya dengan mengunggah video menginjak rapor sekolah.

Unggahan yang di bagikan ke sebuah aplikasi TikTok tersebut membuat para siswi sempat dikeluarkan dari Sekolah. Namun keputusan tersebut dibatalkan.

Dilansir dari Kompas, MR, salah satu siswi yang membuat video. Dia mengaku menyesali perbuatannya.

“Guru-guruku, menyesal saya, saya enggak mau ulang lagi,” kata MR di rumahnya, Lombok Timur, Selasa 22 Desember 2020.

MR yang semula tak mau makan karena dikeluarkan dari sekolah itu mengaku sempat melarang video itu diunggah ke TikTok.

“Saya waktu itu bilang jangan di-upload, sejak itu saya sudah menyesal,” katanya.

Orangtua MR, Anun (49), mengingatkan anaknya agar tak sembarangan menggunakan ponsel pintar.

Ia meminta para siswa menjadikan insiden itu sebagai pengalaman. Sehingga, para siswa bisa lebih bijak menggunakan ponsel di masa depan.

Kabarnya pihak sekolah menerima permintaan maaf kelimanya. 

Artikel Lainnya