Tujuh Kantong Jenazah Ditemukan, Keluarga Penumpang Jatuhnya Sriwijaya Air hanya Bisa Berdoa, Berharap Keajaiban Tiba

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kumparan.

Keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 hanya bisa berdoa. Pihak keluarga tengah menunggu keajaiban terkait nasib kerabatnya.

Harapan itu disampaikan setelah mendengar kabar pesawat jatuh pada 9 Januari 2021, sekitar pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu.

Dikutip dari Kumparan, suasana duka menyelimuti kediaman salah satu penumpang pesawat, Toni Ismail di Pontianak. Keluarga menggelar doa bersama, dan berharap Toni bisa ditemukan.

Saat itu Toni dan empat anggota keluarga, yakni istrinya, Rahmawati, Ratih Windania anaknya, Yumna cucunya, serta keponakannya Athar, menjadi penumpang pesawat naas. Pihak keluarga menggelar doa, berharap Toni dan saudaranya selamat dari musibah tersebut. 

“Sebelum dia mau pulang itu saya sempat telepon, cegah tidak usah pulang dulu. Santai-santai dulu di Bandung. Tapi dia bilang 'tidak bisa kak, ada tugas di Pontianak'," tutur Makngah, saudara kandung Rahmawati, kepada kerabat yang datang. 

Peristiwa nahas itu membuat seluruh keluarga terpukul. Apalagi Ratih diketahui tengah hamil lima bulan.

Harapan itu juga diungkapkan Nanik Mardiyah, seorang warga di Pare, Kediri, Jawa Timur. Putrinya, Rahmania Ekananda (40), dua cucunya Fazila Amara (6) dan Fatima Asalim (2,5), berserta pengasuh cucunya, Dida (16), masuk dalam daftar penumpang pesawat tersebut.  

“Saya masih berharap ada keajaiban dari Allah, mudah-mudahan bisa ketemu anak cucu saya,” Nanik mengungkapkan kesedihannya.

Rahmania terbang dari Jakarta menuju Pontianak untuk menemui suaminya. Suami Rahmania merupakan anggota TNI Angkatan Udara yang bertugas di Lanud Supadio Pontianak.  

Sementara itu, Tim DVI Mabes Polri telah menerima tujuh kantong jenazah. Diduga itu adalah jenazah penumpang pesawat yang jatuh pada Sabtu 9 Januari 2021 lalu. Selain itu, DVI juga sudah menerima 21 sampel DNA dari keluarga korban pesawat.

Ini rencana yang disampaikan Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono terkait temuan tujuh kantong jenazah itu.

Artikel Lainnya