Tidak Ada yang Bisa Temukan Jack Ma, Dia Hilang, Termasuk Streaming Musik Milik Alibaba Turut Dihapus

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: AFP.

Pendiri Alibaba, Jack Ma menjadi buah bibir manusia sejagat. Banyak yang membahas orang terkaya asal Cina itu.

Dia dilaporkan menghilang sejak Oktober 2020. Ada dua spekulasi terkait hilangnya Jack Ma. Pria bernama asli Ma Yuan ini kabarnya ditangkap pemerintah Cina. Spekulasi lain menyebutkan dia sengaja menghindari sorotan publik.

Di sisi lain, perusahaan Alibaba juga mengumumkan akan menutup aplikasi streaming musiknya, yaitu Xiami Music. Kabarnyam sih, bulan depan.

“Xiami Music akan ditutup pada 5 Februari, karena penyesuaian dalam pengembangan bisnis,” kata perusahaan mengumumkan, sebagaimana dilaporkan CNN melalui IDN Times.

Langkah tersebut menjadi tanda bahwa perusahaan kini akan mengakhiri ambisi besarnya atas musik.

Xiami Music dibeli Alibaba pada 2013 sejak didirikan pada 2006. Di bawah divisi musiknya, Ali Music, perusahaan memiliki dua aplikasi streaming musik. Yakni Xiami dan Ali Planet. Namun Ali Planet telah ditutup pada akhir 2016.

Pada saat baru menembus industri musik, Alibaba langsung menghadapi tantangan regulasi. Pada Juli 2015, Cina mulai menindak pelanggaran hak cipta musik. Kampanye tersebut berdampak pada berbagai platform musik termasuk Ali Music.

Selama periode tiga minggu musim panas itu, layanan streaming musik di Cina menghapus lebih dari dua juta lagu tidak sah dari situs web dan aplikasi mereka, menurut Administrasi Hak Cipta Nasional, regulator hak cipta teratas Tiongkok.

Ali Music telah menghapus 26.000 lagu dari aplikasinya. Selain menghadapi tantangan regulasi, persaingan yang dihadapi perusahaan juga sengit. Pada 2016, perusahaan game dan hiburan Tiongkok Tencent mendirikan divisi hiburan musiknya sendiri.

Sebetulnya Jack Ma ke mana sih?

Artikel Lainnya