nyedulur.com

Terungkap, Sikap Eiger kepada Pelanggan, YLKI Anggap ada Intervensi, Bisa Langgar UU Perlindungan Konsumen

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Tangkapan Layar.

Sebuah utas yang diunggah Dian Widiyanarko menunjukkan sikap Eiger selama ini. Di mana produsen perlengkapan outdoor asal Bandung ini kerap mengintervensi pelanggan.

Pengakuan itu disampaikan PT Eigerindo Multi Produk Industri. Pihak Eiger meminta maaf dengan menulis di kolom balasan Dian Widiyanarko dengan akun Twitter @duniadian.

"Mas @duniadian, kami menyadari apa yang kami lakukan tidak tepat dan salah. Dengan segala kerendahan hati kami mohon maaf sebesar-besarnya.

Kami telah menyampaikan surat permohonan maaf resmi ke email Mas Dian. Terima kasih dan sekali lagi kami ucapkan mohon maaf Folded hands," tulis Eiger di kolom balasan Dian Widiyanarko.

Sementara itu, CEO PT Eigerindo Multi Produk Industri, Ronny Lukita mengakui sikap perusahaan selama ini salah. Dia mengirim surat pernyataan resmi tentang sikap perusahaan.

“'Kami sadari, apa yang kami lakukan tidak tepat dan salah. Sejatinya maksud dan tujuan kami adalah untuk memberikan masukan kepada reviewer agar lebih baik lagi. Tetapi sekali lagi, kami menyadari bahwa penyampaian kami salah,” tulis Ronny dalam keterangan resmi, Kamis 28 Januari 2021.

Menanggapi sikap tersebut, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menganggap Eiger telah mengintervensi pelanggan.

“Apa yang dilakukan Eiger kurang pas, terlalu mengintervensi kepentingan dan hak konsumen,” kata Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi dikutip Kompas, Jumat 29 Januari 2021.

Menurut Tulus, video review mengenai produk Eiger mestinya menjadi masukan bagi perusahaan terhadap produk yang digunakan konsumennya.

Tulus menegaskan, hak konsumen untuk didengar pendapatnya, keluhannya, serta pengaduannya telah dijamin oleh Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Eiger, kata Tulus, selaku pelaku usaha harusnya tidak perlu risih terhadap apa yang disampaikan konsumen.

Artikel Lainnya