Terungkap, Ini Alasan Abdul Mu’ti Tolak Tawaran Wakil Menteri Pendidikan, Tekanan Muhammadiyah?

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Republika.

Presiden Joko Widodo telah melantik enam menteri dan lima wakil pada Rabu 23 Desember 2020. Dari sebelas nama tersebut tidak ada sosok Abdul Mu’ti.

Nama terakhir ini digadang-gadang sebagai Wakil Menteri Pendidikan untuk membantu Nadiem Makarim. Namun Mu’ti tidak hadir dalam acara pelantikan tersebut.

Belakangan terungkap jika Mu’ti menolak tawaran tersebut. Pria yang selama ini menjabat sebagai Wakil Sekjen PP Muhammadiyah ini tidak bisa dimintai keterangan awak media. Pun begitu dengan PP Muhammadiyah, tidak memberikan pernyataan resmi.

Belakangan dia membeber alasannya menolak menjadi wakil menteri. Dia curhat di Facebook, dengan menulis alasannya enggan menerima jabatan wakil menteri.

“Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri,” tulis Mu’ti.

Dia mengaku tidak akan mampu mengemban amanah yang sangat berat. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) itu merasa bukanlah figur yang tepat untuk amanah tersebut.

“Awalnya, ketika dihubungi oleh Pak Mensesneg dan Mas Mendikbud, saya menyatakan bersedia bergabung jika diberi amanah. Tetapi, setelah mengukur kemampuan diri, saya berubah pikiran. Semoga ini adalah pilihan yang terbaik,” lanjut Mu’ti.

Selama ini kursi Menteri Pendidikan selalu diserahkan kepada tokoh Muhammadiyah. Namun Kabinet Indonesia Maju, jabatan Menteri Pendidikan diisi mantan CEO GoJek, Nadiem Makarim.

Artikel Lainnya