nyedulur.com

Tersinggung Disebut Ganteng, Pria asal Sumut Bacok Rekan Satu Kos

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Free Press Kashmir.

Memberi pujian itu bisa bermakna ganda. Tulus memberi pujian, atau memang sindiran. Jika alasan kedua yang dilakukan, bisa memicu pertikaian. Masalahnya yang disindir kerap tidak terima.

Itulah yang dialami seorang pedagang peralatan rumah tangga asal Kabupaten Siak, Riau. Pria bernama Susiato alias Yanto meregang nyawa di jalan.

Dia tewas di tangan rekan satu kos berinisial KS (45), pada Senin 18 Januari 2021 silam. Ya itu tadi penyebabnya, korban memberi pujian kepada pelaku.

Menurut Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto, pelaku mengaku tersinggung dengan pujian korban. KS tidak suka menerima pujian, ‘tumben kok ganteng, mau kemana’.

Pujian itu membuat KS menyusun strategi. Yakni menjumpai korban di jalan. Kebetulan saat itu korban tengah melintas di Jalan Bakal, Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang. Korban saat itu berboncengan dengan rekannya, Soni.

Saat kejadian korban dan rekannya bernama Soni diketahui hendak pergi bekerja untuk berjualan peralatan rumah tangga ke Desa Maredan.

Namun, saat berada di tengah perjalan itu korban dan Soni dihadang lalu dibacok secara membabi buta oleh pelaku.

Korban langsung tersungkur dan nyawanya tak bisa diselamatkan. Sedangkan Soni memilih melarikan diri dari serangan pelaku.

“Dua bacokan mengenai perut sebelah kanan korban, bacokan ketiga ke arah Soni dan mengenai Soni, dan kemudian Soni berhasil lari dari pelaku," kata Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto, sebagaimana dikutip dari Kompas.

Pelaku sempat kabur dan sembunyi usai melakukan pembunuhan. Bahkan mencoba melawan saat hendak ditangkap di lokasi ini.

Artikel Lainnya