Tergiur Naiknya Harga Sepeda, Dua Sopir Gelapkan Ratusan MTB, Perusahaan Rugi Rp400 Juta

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara.com.

Di tengah pandemi virus corona saat ini, olahraga sepeda banyak dipilih masyarakat. Dampaknya harga sepeda melambung. Nggak karuan harganya. Bisa dua kali lipat dari harga normal. Tingginya harga sepeda inilah yang menggoda penjahat.

Beberapa bandit jalanan mulai mengincar sepeda dibandingkan motor. Itu pula yang menggoda dua sopir, Ali Mustofa (51) warga Balongbendo Sidoarjo dan Achmad Nuri (41) warga Lasem, Rembang. Keduanya menggasak ratusan sepeda milik PT Roda Pacific.

Tidak tanggung-tanggung jumlahnya. Ratusan unit! Jumlah pastinya 171 unit, yang merupakan sepeda MTB atau sepeda gunung merek Exotic.

Berdasarkan keterangan dari Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latif, melalui Suara, terungkapnya penggelapan ini setelah masyarakat melakukan pengaduan.

Kebetulan yang melakukan penagduan adalah pemilik toko sepeda. Pemilik toko itu menginformasikan kecurigaan seseorang yang menawarkan sepeda dengan harga jauh dari pasaran.

“Kami kemudian melakukan kroscek ke perusahaannya, PT Roda Pacific di Semarang. Pihak perusahaan mengaku rugi setelah salah satu ekspedisinya menggelapkan barangnya,” kata Wahyudin dalam keterangan pers di Mapolresta Sidoarjo, Jumat 15 Januari 2021.

Selain itu, kedua pelaku juga menjual sepeda dengan harga di kisaran Rp1,2 juta. Sementara harga normal per unitnya mencapai Rp2,7 juta. 

Berdasarkan hasil penyelidikan, truk diketahui berada di Krian. Kemudian pihak kepolisian membuntuti pelaku sejak dari Jombang hingga ke Tuban dan Rembang.

Kemudian Unit Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan penyelidikan terhadap sopir-sopir nakal ini. Ini besaran kerugian PT Roda Pacific atas hilangnya ratusan sepeda gunung.

Artikel Lainnya