Terbentuk Akibat Gempa, Pulau Baru di Aceh ini Pernah Disinggung Mahfud MD

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Aceh Kini

Gempa bumi di Samudra Hindia pada 26 Desember 2004 telah mengguncang Aceh. Tsunami setinggi 30 meter mengakibatkan ratusan ribu jiwa melayang. Peristiwa itu membuat 14 negara mengalami kerusakan.

Tsunami yang disebabkan gempa itu telah meluluhlantakkan Aceh. Bahkan telah tercatat sebagai gempa terbesar ketiga sepanjang sejarah, sekaligs paling dahsyat di abad 21. Selain Indonesia, sejumlah negara di Samudra Hindia yang melipouti Sri Lanka, India, dan Thaland juga terdampak.

Di balik kejadian pilu tersebut menyisahkan kenangan dan sejarah yang tak bisa dilupakan. Salah satunya bangkai kapal besar yang terseret di tepi pantai Aceh hingga ke daratan.

Dilansir dari Kumparan, lembaga adat nelayan di Aceh, Panglima Laot menyatakan banyak pulau baru di Aceh yang terbentuk akibat gempa besar 15 tahun lalu.

Menanggapi pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang menyebut Indonesia mempunyai pulau baru di sekitar Aceh Barat. Lantas benarkah pulau itu yang dimaksud Mahfud MD?

“Benar ada pulau baru yang muncul di kawasan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Kami perkirakan itu (yang dimaksud Mahfud MD) atau yang di Simeulue,” kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftachuddin Cut Adek, Jumat 18 Desember 2020.

Menurutnya, pulau baru di Aceh Singkil yang berada di bagian barat Aceh itu dinamakan Gosong Gulawan atau berarti karang emas. Pulau itu terbentuk setelah gempa besar dengan kekuatan 7,2 Skala Richter mengguncang Aceh pada 7 April 2010.

"Pulau tersebut punya diameter dasar 30 meter tinggi seelapan meter,” Miftach menambahkan.

Miftach meyakini pulau itulah yang dimaksud Mahfud MD. Bila bukan Pulau Gosong Gulawan, menurutnya, kemungkinan lainnya adalah sejumlah pulau di Kabupaten Simeulue yang terbentuk akibat gempa besar Aceh berkekuatan 9,3 Skala Richter pada 26 Desember 2004.

Ini rencana yang diajukan Panglima Laot berkaitan dengan temuan pulau baru.

Artikel Lainnya