Tak Dapat Penalti Lawan Chelsea, Solskjaer Ngomel, Nggak Terima, Tuding Ada Konspirasi Gagalkan MU Juara

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Dailymail.

Ole Gunnar Solskjaer menjadi sorotan pecinta sepak bola di Inggris. Manajer Manchester United itu mengomel lantaran timnya hanya main imbang tanpa gol melawan Chelsea di Stamford Bridge, Senin 1 Maret 2021 dini hari WIB.

Dampak dari kegagalan membawa pulang poin penuh itu makin melebar. Solskjaer menuduh ada pihak-pihak yang tidak senang jika MU juara musim ini. Menurutnya cukup banyak catatan yang disampakan pria asal Norwegia itu tentang kerugian MU.

Dia masih menyoroti kepemimpinan wasit Stuart Attwell yang tidak memberinya penalti pada laga di Stamford Bridge. Menurutnya, dalam tayangan VAR, tangan Callum Hudson-Odoi terkena bola saat menghadang umpan Mason Greenwood.

Kepada Sky Sports, dia menilai tidak adanya penalti ini disebabkan masalah nonteknis. Seolah-olah ada balasan ketika Chelsea Harry Maguire melakukan pelanggaran kepada Cesar Azpilicueta di pertemuan pertama.

“Itu semua pengaruh luar ini. VAR berbicara sebelum pertandingan tentang Harry (Maguire), ketika Chelsea menulis di situs web miliknya. Itu mempengaruhi wasit,” kata Solskjaer.

Pada pertemuan pertama Maguire membanting Azpilicueta. Aksi bek Inggris itu luput dari hukuman penalti. Selanutnya Maguire dijadikan meme di dunia maya, dan membandingkan dengan bantingan atlet tarung bebas atau UFC.

Keluhan lain yang disampaikan Ole, sapaannya, adalah kick off melawan Everton yang dimajukan. Sementara MU baru saja mengalami kekalahan dari Istanbul Basaksehir di Liga Champions. Sementara timnya mendapat jadwal kick off pukul 12.30 waktu setempat.

Jadwal itu diangga sebagai lelucon. Sebab pasukannya baru saja menempuh perjalanan sejauh 4.000 mil atau 48 jam menuju Goodison Park. Faktanya MU bisa menggasak Everton, 3-1 November lalu.

“Pemain kami ditetapkan untuk gagal hari ini (waktu itu) dengan penjadwalan. Bagaimana Anda bisa mengharapkan para pemain tampil dengan kick off pukul 12.30? Itu lelucon,” Solskjaer menambahkan.

Keluhan lain adalah ketidakhadiran pendukung di dalam stadion, yang menurutnya adalah faktor X. Timnya jarang menang di kandang lantaran tidak adanya suporter. Sebetulnya larangan penonton masuk stadion untuk menghindari penularan virus corona.

“Dua pertandingan melawan Chelsea dan Arsenal sangat dekat. Saya 100 persen yakin, jika penggemar hadir, itu akan membantu dan mungkin memicu (dengan) faktor X kecil yang kami butuhkan,” lanjut mantan manajer Molde itu.

Dia kemudian membandingkan dengan suporter di Norwegia yang bisa masuk stadion, meski jumlahnya hanya 100 orang.

Artikel Lainnya