nyedulur.com

Strattos Cycling Club Sanggup Taklukkan Tantangan Tanjakan Cemoro Sewu di Gunung Lawu

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sebanyak 75 cyclist asal Surabaya Raya menjajal tantangan lereng Gunung Lawu. Pesepeda yang tergabung dalam Strattos Cycling Club (SCC) itu penasaran terhadap salah satu spot gowes favorit di Keresidenan Madiun itu.

Tentu tantangan itu adalah ketinggian lereng Gunung Lawu di Cemoro Sewu yang mencapai 1.900 meter dari permukaan laut. Ketinggian ini yang perlu diuji anggota SCC. 

“Ada dua faktor yang membuat kami memilih gowes ke tempat ini. Pertama, belum pernah gowes bareng ke Cemoro Sewu. Kedua, Cemoro Sewu memiliki rute menantang," kata Ketua Panitia SCC Tour de Cemoro Sewu 2020 Bayu Yulianto, dikutip dari MainSepeda.

Sebenarnya ada dua opsi yang dipertimbangkan SCC. Pilihan pertama Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, dan opsi kedua di Cemoro Sewu. Setelah menimbang berbagai aspek, SCC mantap memilih nanjak ke Cemoro Sewu.

Rangkaian SCC Tour de Cemoro Sewu 2020 sudah dimulai sejak Sabtu 14 November. Rutenya berangkat dari Waru, Sidoarjo menuju Madiun menggunakan bus. Sedangkan anggota yang berasal dari luar Surabaya raya berangkat dari kota masing-masing kemudian berkumpul di Madiun.

Total jarak SCC Tour de Cemoro Sewu 2020 memang pendek. Kurang lebih sekitar 60 kilometer. Tapi lebih dari separuh rutenya menanjak.

Gowes dimulai Minggu pagi-pagi, start dari Hotel Merdeka di Kota Madiun. Kemudian mereka menuju pit stop pertama di Alun-alun Kabupaten Magetan, sekitar 30 kilometer dari titik mula.

Setelah rehat beberapa saat untuk ambil napas, cyclist menanjak menuju pit stop kedua di Plaosan. Dari titik inilah KOM Challenge dimulai. Peserta SCC Tour de Cemoro Sewu 2020 harus menanjak sejauh 15 kilometer menuju garis finis di Cemoro Sewu. Detailnya bisa membuka tautan berikut.

Artikel Lainnya