Ssssttt....ICW Bilang KPK Kian Mengkhwatirkan, OTT Bupati Nganjuk Dipimpin Pegawai Tak Lolos TWK

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kompas.

Situasi tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai kian mengkhawatirkan. Masalahnya organisasi antirasuah itu diisi pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Indonesian Corruption Watch (ICW) mengungkapkan bahwa OTT KPK di Nganjuk adalah salah satu buktinya. Di mana OTT itu dipimpin salah satu pegawai yang tidak lolos TWK pada Senin 10 Mei 2021.

“OTT Nganjuk ini dipimpin oleh seseorang yang namanya tercantum di antara 75 pegawai KPK,” kata Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana dilansir dari Sindonews.

Kurnia merasa aneh. Sebab seseorang yang memimpin OTT dianggap tidak memiliki wawasan kebangsaan, karena gagal melewati tes.

“Jika TWK dianggap sebagai tes untuk menguji rasa cinta terhadap Tanah Air, bukankah selama ini yang dilakukan penyelidik dan penyidik KPK telah melampaui itu? Menangkap koruptor, musuh bangsa Indonesia, dengan risiko yang kadang kala dapat mengancam nyawanya sendiri,” katanya.

Dia sangat menyayangkan TWK menjadi alat untuk menyingkirkan pegawai KPK yang berintegritas dalam memberantas korupsi.

“Kondisi KPK kian mengkhawatirkan. Bisa dibayangkan, tatkala ada pegawai yang bekerja maksimal, malah disingkirkan oleh Pimpinan KPK dengan segala cara, salah satunya TWK,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron tidak membantah terkait OTT terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat. Tak hanya Bupati Nganjuk, tim juga mengamankan sejumlah uang dalam operasi senyap tersebut.

“Benar KPK melakukan tangkap tangan di Nganjuk, siapa saja dan berapa uang yang diamankan kita sedang melakukan pemeriksaan,” kata Ghufron, Senin 10 Mei 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bupati Nganjuk dikabarkan ditangkap oleh tim Satgas KPK terkait dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk. Dia diduga menerima sejumlah uang terkait dugaan jual-beli jabatan tersebut.

Artikel Lainnya