Sok Jago, Rombongan Diduga Pendekar Silat Bentrok dengan Warga Tuban, Satu Korban Dilarikan ke RS

Nyedulur
  • 19 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.

Ruas Jalan Raya Jatirogo-Bojonegoro sempat tegang. Penyebabnya terjadi tawuran yang melibatkan konvoi yang diduga sejumlah pendekar dengan warga di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Tuban, Minggu 28 Maret 2021 sore.

Tawuan diduga ada keselahpahaman antara rombongan pendekar sebuah perguruan silat dengan warga. Akibatnya, salah satu korban dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka.

Mengutip Beritajatim, sejumlah pemuda yang berasal dari Bojonegoro melakukan konvoi. Rombongan ini melakukan perjalanan pulang setelah menghadiri kegiatan di Jawa Tengah.

“Saat sampai di perempatan jalan raya Desa Ngawun, konvoi bleyer-bleyer sambil memukul warga di perempatan Desa Ngawun,” terang IPTU Gunadi, Kapolsek Parengan.

Seorang warga yang dipukul rombongan tersebut diketahui bernama Yoga (18), warga setempat. Karena dilakukan pemukulan oleh kelompok pemuda yang melalukan konvoi, korban berlari menyelamatkan diri dan meminta tolong warga sekitar.

“Yoga kemudian lari lalu minta tolong atau bantuan masyarakat. Akhirnya masyarakat keluar dan mengejar anak-anak perguruan tersebut dan terjadi bentrok antara warga dengan rombongan,” tambahnya.

Akibat bentrokan tersebut, salah satu rombongan dari konvoi perguruan silat itu mengalami luka-luka pada bentrokan yang diperkirakan pecah sekitar pukul 17.05 WIB.

Pemuda yang mengalami luka-luka itu diketahui bernama Agung Prabowo, warga Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Dia langsung dilarikan petugas ke RSUD di Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan.

“Kita dari anggota Polsek Parengan dan anggota Koramil 0811/18 Parengan tiba di TKP sekitar pukul 17.10 WIB untuk melerai. Kemudian untuk korban atas nama Agung Prabowo di bawa ke rumah sakit umum Bojonegoro oleh Polsek Parengan,” sambung mantan KBO Sat Lantas Polres Tuban itu.

Artikel Lainnya