Sering Diburu saat Bulan Puasa, Perlu Tahu Manfaat Kurma, Eh Ternyata ada Jenis Basah dan Kering

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Gaes, sudah sering melihat kurma, kan? Biasanya buah ini populer bagi masyarakat muslim pada saat Ramadan. Everybodies know lha ya, buah ini berasal dari Timur Tengah, dan sudah menjadi makanan khas selama ribuan tahun.

Konon inilah buah termanis di dunia yang kaya manfaat untuk kesehatan. Selain itu, jenis kurma cukup banyak. Sebut saja barhi, dayri, deglet noor, halawy atau halawi, khadrawy atau Khadrawi, medjool atau medjul, thoory, dan zahidi.

Namun, pada dasarnya ada dua yang paling banyak diburu orang, yakni kurma basah dan kering. Pasti penasaran.

Mengutip CNN Indonesia, kurma basah atau kurma segar mengandung sedikit air, sehingga bagian dalam masih terasa basah. Sebaliknya, kurma kering memiliki kadar air yang jauh lebih sedikit dengan masa simpan yang lebih lama dari kurma basah.

Dokter spesialis gizi, Samuel Oetoro, mengatakan bahwa satu-satunya hal yang membedakan kurma basah dan kering adalah kandungan gula di dalamnya.

Dalam 100 gram kurma, baik jenis yang basah maupun kering, memiliki 50-75 gram karbohidrat. Namun, kandungan fruktosa (gula alami) di dalam kurma kering lebih banyak dari pada kandungan glukosanya. Sementara pada kurma basah justru sebaliknya.

“Kurma yang basah itu tingkat kematangannya tinggi, artinya kandungan glukosanya juga jadi lebih tinggi,” kata Samuel.

Karena tinggi kadar glukosa, kurma basah cenderung membutuhkan banyak insulin agar bisa diserap tubuh. Terlalu banyak glukosa justru bisa membuat kadar gula darah melonjak.

Sementara pada kurma kering, kadar fruktosa (gula alami) lebih tinggi daripada glukosa. Fruktosa tidak merangsang hormon insulin sehingga aman bagi penderita diabetes.

Meski kurma basah memiliki kadar glukosa yang lebih tinggi, namun keduanya sama-sama tinggi serat. Dalam 100 gram kurma, baik yang basah maupun yang kering, terdapat sekitar 5-7 gram serat.

Ahli gizi klinis, Luciana B Sutanto mengatakan, kadar serat pada keduanya tidak berubah. Pasalnya, serat pada kurma terletak pada bagian kulitnya.

“Karena seratnya itu terletak pada kulit buahnya, jadi sebenarnya sama saja, dia kadar seratnya enggak berubah, baik itu kurma basah atau kering," kata Luciana,.

Artikel Lainnya