nyedulur.com

Semeru Bergemuruh, Warga Mulai Panik, Penambang Pasir Diduga Jadi Korban

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara.com/Antara.

Petugas SAR sibuk mengevakuasi warga yang ada Dusun Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Warga mulai panik lantaran Gunung Semeru mengeluarkan gemuruh yang cukup keras.

Kabid Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi mengatakan, warga ketakutan dan ramai keluar rumah.

“Ada suara gemuruh, warga ketakutan dan akhirnya keluar rumah," ucap Wawan Hadi dikutip dari Suara, Selasa 1 Desember 2020.

Evakuasi dilakukan lantaran warga sekitar melihat pancaran lahar panas dari puncak Gunung Semeru. Lahar tersebut turun menerjang sungai di sekitar.

Sebelumnya, Gunung Semeru meletus dan menyemburkan lava setinggi seribu meter dari puncak. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru langsung menutup jalur pendakian sejak 30 November 2020, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu salah satu warga Desa Supit Urang, Kecamatan Prunojiwo, Juki menyaksikan bagaimana Gunung Semeru mengamuk. Dia menceritakan asap membumbungdan kilat seperti menyambar-nyambar.

Dia menjelaskan jika lahar menerjang Desa Supit. Dia menduga lahar panas menerjang lokasi penambangan pasir warga. Semalam, kata dia, di lokasi penambangan juga ada sejumlah orang. Dia menduga penambang pasir menjadi korban.

“Ada kemungkinan, karena ada yang menambang tadi malam,” Juki menjelaskan.

Artikel Lainnya