nyedulur.com

Selamatan Tanduk, Ayam Bakar Utuh, Simbol Tolak Bala Warga Bojonegoro Bangun Poskamling

Nyedulur
  • 20 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.com.

Mungkin ini yang sedikit luput dari kegiatan masyarakat Bojonegoro. Tanduk. Benar, tanduk merupakan selamatan yang masih dipercaya sebagian umat muslim yang menganut tradisi Jawa.

Selamatan tanduk ini dilakukan untuk menjauhkan dari berbagai halangan, menolak apes, mendapat keselamatan dan perlindungan dari Tuhan. Adapun hidangan dalam selamatan tanduk meliputi tumpeng dan ayam bakar utuh.

Mengutip Beritajatim, tradisi selamatan tanduk yang masih lestari dilakukan warga RT 12 RW 06 Dusun Kramanan Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo.

Selamatan itu untuk mendirikan poskamling bersama TNI Manunggal Membangun Desa ke 110 Kodim 0813 Bojonegoro, Senin 15 Februari 2021.

“Tujuan utama dari selametan adalah mendapat keselamatan dan perlindungan dari Tuhan,” ujar Sesepuh Desa, Mbah Sarwan (68) yang memimpin doa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, Kopda Anang. Menurutnya bancaan sangat penting sebelum melakukan prosesi agar dijauhkan dari mara bahaya sekaligus melestarikan budaya.

“Untuk mengawali pembangunan dilakukan prosesi bancaan menggunakan adat Jawa yang biasa disebut “tanduk”. Sesuai tradisi masyarakat lokal,” Anang menjelaskan.

Menurut laman resmi NU online, setidaknya ada 50-54 jenis tumpengan untuk kenduri atau selamatan. Selain tanduk, ada beberapa tumpengan lain untuk memohon keselamatan sekaligus menolak bala dalam satu tahun.

Selamatan itu meliputi bayi lahir (krayah), pindah rumah (boyongan), akan bepergian (lelungan), tahlil, manakiban, berzanji, yasinan, tingkeban (tujuh bulan bayi dalam kandungan), dan ruwahan, serta beberapa tumpengan lain.

Artikel Lainnya