Sejarah, Unicef dan WHO Lihat Sendiri Vaksin Terhadap 100 Kiai NU Jatim, Catat, Hari Ini!

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Halal dan suci. Itulah pernyataan dua lembaga agama di Jawa Timur, terkait vaksin virus corona yang dikeluarkan AstraZeneca dan Sinovac. Kendati ada unsur babi yang digunakan untuk membuat vaksin.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim menyatakan bahwa vaksin tersebut halal dan suci. Pernyataan itu disampaikan pada Senin 22 Maret 2021. Adapun PWNU sudah mengumumkan beberapa hari sebelumnya. Pandangannya sama, halal dan suci.

Selanjutnya vaksin dari dua entitas berbeda itu akan disuntikkan kepada 100 kiai NU di Jawa Timur. Adapun pelaksanaan tersebut akan dilakukan hari ini, Selasa 23 Maret 2021.

Bahkan vaksin terhadap 100 kiai NU itu akan disaksikan perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan Unicef.

“Nggih (Iya, WHO dan Enicef akan hadir),” kata Seketaris PWNU Jatim, Akhmad Muzakki, mengutip VIVA, Senin 22 Maert 2021.

Menurut rencakan, proses vaksin tersebut juga akan dihadiri Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir

Berdasarkan rundown acara, Menkes, Menteri BUMN, perwakilan WHO dan Unicef serta rombongan akan tiba di kantor NU Jatim di Surabaya, sekira pukul 09.30 WIB.

Mereka akan disambut Rais Syuriah NU Jatim, Anwar Manshur; Wakil Rais Syuriah, Anwar Iskandar dan Ali Masyhuri; kemudian Ketua Tanfdziyah NU Jatim, Marzuki Mustamar; dan Ketua Umum MUI, Jatim Hasan Mutawakkil Alallah.

Vaksinasi akan dilakukan terhadap kurang lebih seratus kiai NU dan pengasuh pesantren, serta aktivis NU Jatim.

Untuk sasaran yang sudah pernah disuntik vaksin Sinovac dosis pertama dua pekan lalu, pada kesempatan itu akan disuntik vaksin Sinovac untuk dosis kedua. Sementara bagi sasaran yang baru, mereka akan divaksin dengan merek AstraZeneca.

Artikel Lainnya