Sejarah Panjang Tentang Setir Mobil, Dulu Bentuknya Tidak Bulat, Ini yang Digunakan

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Setir merupakan salah satu komponen utama untuk mengendalikan mobil. Akselerasi arah kendaraan roda empat atau lebih, ditentukan oleh setir. Itu sebabnya bentuknya dibuat bulat, agar mudah berakselerasi.

Di balik bentuk setir mobil yang bundar atau melingkar, ternyata punya sejarah panjang. Dulunya tidak bulat, tidak seperti saat ini yang mirip uang koin.

Mengutip CNN Indonesia, jauh sebelum semua produsen sepakat setir alias kemudi bentuknya harus lingkaran, komponen pengontrol arah mobil ini desainnya dibuat mengikuti alat transportasi populer pada abad ke-18, yaitu perahu.

Salah satu buktinya bisa terlihat pada Benz Patent Motorwagen yang dipatenkan pada 1885. Selanjutnya kendaraan ini diperkenalkan ke publik pada 1886.

Motorwagen yang terlihat lebih seperti kereta kuda bermesin dibanding mobil modern. Kendaraan ini menggunakan tuas kayu disebut tiller yang umum dipakai di perahu.

Tiller berupa sebatang kayu yang terhubung ke roda depan Motorwagen yang jumlahnya hanya satu untuk mengontrol arah gerakan.

Sistem ini diketahui banyak masalah. Salah satunya sulit dikontrol seiring bertambahnya kecepatan. Dari waktu ke waktu, produsen memperbaiki desain mobil begitu pula dengan setir yang mengikuti perkembangannya.

Menurut Volkswagen setir dengan desain lingkaran awalnya dipopulerkan oleh Alfred Vacheron. Dia mengaplikasikan pada kendaraan bertenaga 4 HP bernama Panhard, untuk balapan Paris-Rouen pada 1894.

Kemudian pada 1898 produsen asal Prancis menggunakan setir lingkaran berbahan kayu pada semua mobil buatan mereka. Lantas produsen lainnya mengikuti sampai tiller ketinggalan zaman dan ditinggalkan.

Hingga saat ini setir berbentuk lingkaran digunakan sebagai desain umum mobil-mobil modern. Betul, seperti yang Anda miliki.

Pada awal masa setir kayu ini, produsen juga mulai menambah klakson yang bentuknya seperti terompet. Penambahan ini sebagai solusi maraknya kendaraan di jalanan. Sekaligus menjadi bentuk komunikasi dengan pejalan kaki dan pesepeda.

Tugas Setir kayu ini hanya mengontrol arah roda. Sistemnya sangat sederhana. Sehingga terkadang sulit dipakai membelok atau mengontrol pada kecepatan lambat.

Artikel Lainnya