Segera Lepas Jabatan, Risma Kirim Pesan kepada Wali Kota Surabaya Terpilih, Ini Sektor Wajib Dikerjakan

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kompas.com.

Dalam hitungan hari Tri Rismaharini akan mengakhiri jabatannya sebagai wali kota Surabaya. Selama dua periode atau sepuluh tahun kepemimpinannya, banyak kemajuan yang sudah dicapai.

Salah satunya adalah human development index atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurutnya, Pemkot Surabaya telah berhasil memperbaiki kualitas IPM, jauh meninggalkan kota-kota besar.

“Contohnya, human development index Surabaya, waktu saya masuk (menjabat wali kota), kita di bawah DKI, Bandung, Denpasar. Saat ini, kita melampaui mereka," kata Risma, sapaannya dikutip dari Kompas, Rabu 9 Desember 2020.

Dia menilai saat ini Surabaya berjalan dengan baik dari sisi sosial dan infrastruktur. Namun dia mengingatkan jika sektor pariwisata masih menjadi perebutan banyak kota dan negara.

“Semuanya lari ke pariwisata, karena di situlah paling mudah mendapatkan pendapatan (daerah) ataupun kesempatan kerja (bagi masyarakat). Oleh karena itu, (pariwisata) jangan sampai dilepas untuk Kota Surabaya,” Risma menambahkan.

Pesan inilah yang perlu digarap wali kota terpilih nantinya. Baik itu Eri Cahyadi maupun Machfud Arifin yang kini bertarung dalam pilkada, untuk menjadi pengganti Risma.

Dalam pemilihan wali kota Surabaya ini Risma mencoblos di TPS 001 Taman Pondok Indah, Kelurahan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung. Dia tiba bersama suaminya, Djoko Sapto Adji dan putrinya Tantri Gunarni. Siapa yang dipilih?

Artikel Lainnya