Resmi! Sekolah di Ponorogo Mulai Terapkan Tatap Muka, Protokol Kesehatan Ketat

Nyedulur
  • 17 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.

Satu tahun lebih sekolah jarak jauh atau daring berakhir di Ponorogo, Jawa Timur. Pemerintah setempat telah menerapkan sekolah tatap muka untuk seluruh jenjang, mulai dari SD, SMP hingga SMA, mulai Senin 5 April 2021.

.Namun demikian, ada aturan yang harus dipatuhi. Di mana siswa yang masuk kelas dibatasi hanya 30 persen. Selain itu, juga bakal diberlakukan tata tertib protokol kesehatan.

Seperti disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai meninjau kesiapan sejumlah sekolah di Kota Reog tersebut.

“Semua sekolah hari ini PTM, ya walaupun hanya yang ujian saja,” kata Bupati Sugiri Sancoko, mengutip Suara, Senin 5 April 2021.

Dalam pelaksanaan hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM), Sugiri dan wakilnya Lisdyarita meninjau beberapa sekolah. Yakni SDN 1 Siman, SMP Ma’arif 1 Ponorogo, SMKN 1 Jenangan dan SLB Jenangan.

Mereka ingin memastikan dalam PTM ini semua sekolah dan siswanya menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya meninjau ini bukan dari sisi kualitas ujiannya, tapi terkait penerapan protkesnya,” Sugiri menambahkan.

Maka dari itu, tiap kunjungannya tidak lama-lama. Sugiri juga takut jika mengganggu anak-anak yang sedang mengerjakan ujian. Dia berharap pelaksanaan PTM ini ke depan bisa berhasil, tidak ada penularan dari kegiatan belajar tersebut.

“Harapan kami, ya pendidikan di Ponorogo kembali berkualitas. Kami khawatir tidak ada tatap muka dalam setahun belakangan ada penurunan kualitas. Makanya kami beranikan diri untuk lakukan PTM. Tapi tentunya kebijakan PTM sudah dirapatkan dengan Forkopimda,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMP Ma’arif 1 Ponorogo Miswanto mengungkapkan bahwa kegiatan tatap muka pertama kali ini disambut antusias siswa-siswinya.

Bahkan para orang tua juga ikut mendukung. Namun, yang melakukan ini hanya kelas 9 yang melaksanakan ujian satuan pendidikan saja.

“Kelas 9 ada 133 siswa, hari ini masuk. Mereka sudah mendapatkan izin dari orangtuanya,” kata Miswanto.

Artikel Lainnya