Ramai-ramai Tolak European Super League, FIFA dan UEFA Ancam Beri Sanksi Berat, Perang Cuan Nggak Sih?

Nyedulur
  • 21 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Baru-baru ini muncul wacana menggelar kompetisi Liga Super Eropa atau European Super League. Ide itu disampaikan 16 klub Eropa yang tergabung dalam Asosiasi Klub Eropa (ECA).

Wacana memutar kompetisi ini tak lepas adanya duit penyelenggara. Nlainya nggak main-main. Menurut laporan ESPN, perusahaan asal Spanyol, Key Capitals Partner siap menjadi sponsor penyelenggara.

Sementara fulus akan disediakan Bank JP Morgan. Bank ini yang akan menyiapkan investasi sebesar USD6 miliar atau sekitar Rp87 triliun. Wuik! Gede banget.

Adanya duit gede itu menggoda tim-tim elit Eropa. Sebut saja enam timg Inggris Manchester United, Manchester City, Liverpool, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur, bersedia ambil bagian.

Sedangkan Italia diwakili Juventus, AC Milan, dan Inter Milan. Adapun Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid perwakilan dari Liga Spanyol.

Sayang anggota Liga Jerman dan Prancis memilih menolak berpartisipasi. Bukan disebabkan adanya ancaman dari FIFA maupun UEFA. Masalahnya dua negara tersebut sejak awal menolak pemutaran Liga Supe Eropa.

Memang, sih FIFA dan UEFA menolak digelarnya kompetisi tersebut. Bahkan kedua otoritas sepak bola ini bakal menyiapkan sanksi. Berat banget ancamannya.

Pemain ‘diharamkan’ tampil di level kompetisi manapun hingga membela tim nasional. Sebab kompetisi antarklub Eropa sudah terselenggara, Liga Champions dan Liga Europa.

Penolakan pemutaran kompetisi juga disuarakan otoritas sepak bola Inggris dan penyelenggara Premier League. Begitu juga dengan Liga Spanyol dan Italia mengecam rencana tersebut.

Apakah ada perang cuan, mengingat Liga Champhions, Liga Europa dan Piala Dunia Antarklub sudah ada sonsor masing-masing?

Artikel Lainnya