nyedulur.com

Putra Konglomerat Singapura Terancam Dipenjara, Beri Kesaksian Palsu atas Tuduhan Pencurian PRT Asal Nganjuk

Kompas
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Parti Liyani menjadi buah bibir hukum internasional. Kemenangannya atas tuduhan pencurian yang dilayangkan majikannya telah dimenangkan di pengadilan Singapura.

Kini pihak pengadilan balik mengancam pelapor. Pengadilan membidik putra pengusaha Singapura, Karl Liew. Sebab dia diduga memberi keterangan palsu pada kasus tuduhan pencurian yang dilakukan Parti. Dakwaan itu dilayangkan setelah pihak berwenang melakukan penyelidikan pada Kamis 5 November 2020.

Mengutip AFP melalui Kompas, tuduhan pemberian informasi palsu itu tindak lanjut dari pernyataan pria 43 tahun yang bersaksi menemukan 119 potong pakaian miliknya di dalam kotak yang dikemas pembantu asal Indonesia itu.

Dia juga didakwa berbohong di bawah sumpah di pengadilan. Sebab Karl mengatakan kaus oblong dan blus merah yang diduga dicuri oleh pembantunya adalah miliknya.

Sebelumnya Parti Liyani bekerja sebagai asisten rumah tangga di keluarga Liew Mun Leong, seorang konglomerat di Negeri Singa. Namun pekerja migran asal Nganjuk, Jawa Timur itu ditahan dengan tuduhan pencurian.

Keluarga Liew memecat Parti pada 2016. Dia didakwa mencuri barang-barang milik keluarga, termasuk jam tangan, pakaian, dan DVD player. Inilah persidangan yang diikuti Parti Liyani.

Artikel Lainnya