nyedulur.com

Punya Jiwa Patriotisme, Keempat Penarik Becak Patungan Beli Bendera Baru, Ganti Merah-Putih yang Lusuh

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Empat penarik becak di Kabupaten Pasuruan menunjukkan patriotisme yang tinggi. Betapa tidak, mereka mengganti bendera Merah-Putih yang sudah jelek dengan yang baru. Uangnya dari mana?

Dikutip dari Warta Bromo, keempat abang becak itu terdiri atas Suroso (65) asal Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo dan Bambang asal Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil. Sedangkan dua lainnya adalah Dowi dan Cokis.

Keempatnya prihatin dengan bendera yang terpasang di Jalan Raya Surabaya-Pasuruan. Kondisinya sudah tidak bagus dan warnanya kusam. Tidak laik pakailah.

Awalnya keempat penarik becak ini menunggu ada yang bersedia mengganti. Tapi yang ditunggu-tunggu tidak jelas. Tidak ada yang mau mengganti dengan bendera yang baru.

“Yawes kene urunan. Kesuwen nunggu diganti (ya sudah kami patungan. Kelamaan nunggu diganti)” Suroso mengatakan kepada Wartabromo.com.

Mereka berempat kemudian sepakat mengumpulkan uang. Namanya penarik becak, uang yang terkumpul juga tidak banyak. Cuma Rp30 ribu. Tapi uang itu bisa dimanfatkan untuk membeli bendera yang baru.

Ada satu alasan yang tidak banyak dimiliki orang banyak. Bahkan sekelas wakil rakyat sekalipun. Bambang, salah satu penarik becak mengatakan bendera memiliki banyak makna. Ini penuturannya.

Artikel Lainnya